INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Menjelang musim kemarau, potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tentunya menjadi hal yang patut diwaspadai, Karena dampaknya tentu akan sangat berpengaruh pada seluruh aktivitas masyarakat.
Oleh karenanya Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Henry M. Yoseph mengingatkan agar pemerintah provinsi hingga kabupaten dan kota secara dini mempersiapkan pencegahan terjadinya karhutla.
“Harus diantisipasi sejak dini setiap potensi kebakaran, jangan menunggu terjadi Karhutla baru bertindak. Siapkan dan siagakkan peralatan dan tim dengan segera, kalau ada alat rusak diperbaiki, dan giatkan patroli di wilayah rawan,” ucap Politisi partai Nasdem tersebut pada Rabu, 9 Juni 2021.
Dia menambahkan bahwa sejak dulu, wilayah atau daerah yang berpotensi terjadi kebakaran sudah dapat di ketahui atau sudah dapat di petakan, tinggal sekarang dilakukan pengawasan di lapangan. Oleh karenanya perlu perhatian yang serius dalam mengantisipasi potensi karhutla.
Dia juga mengingatkan bahwa kawasan yang memang harus dijaga dan diawasi dari kemungkinan kebakaran adalah kawasan gambut, karena di kawasan tersebut yang rawan kebakaran selama ini.
Tentunya pemerintah daerah atau tim sudah tahu akan hal tersebut, sehingga kawasan itu yang harus dijaga dengan ditempatkan alat pemadam, pembuatan sumur bor, memaksimalkan fungsi embung dan giatkan patroli dari tim gabungan baik personel yang terdiri dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kehutanan, Brigdalkar KPH, Manggala Agni, Tagana dan MPA/TSAK/BPK yang ada.
Dikatakan wakil rakyat asal pemilihan Kalteng IV meliputi Kabupaten Barsel, Bartim, Barut dan Murung Raya ini bahwa Karhutla merupakan suatu kejadian yang bisa di antisipasi, lain halnya bencana longsor, tsunami ataupun gempa bumi.
“Kebakaran hutan dan lahan itu sifatnya pada musim tertentu misalnya kemarau. Tentunya kejadian bisa dicegah atau diantiplsipasi dini. Beda sunami, bencana tanah longsor atau gempa bumi yang sulit diprediksi, bisa terjadi mendadak,” tutupnya.