website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Jelang Idul Adha, Pandai Besi di Kobar Kebanjiran Pesanan Golok Jagal

Pandai besi di Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Sariyanto. (Yus)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, para pandai besi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, kebanjiran pesanan golok jagal, pisau sembelih, hingga alat sisit kulit sapi kurban. Permintaan meningkat tajam dibanding hari biasa seiring persiapan masyarakat dan panitia kurban menyambut hari raya.

Salah satu pandai besi di Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Sariyanto, mengaku lonjakan pesanan mulai terasa sejak awal Mei 2026.

Dalam sehari, ia mampu memproduksi sekitar lima pisau sisit kulit sapi dan dua golok jagal atau pisau sembelih yang dikerjakan secara manual bersama seorang pekerja lainnya.

Menurut Sariyanto, Selasa (12/5), kenaikan permintaan mencapai 20 hingga 30 persen dibandingkan hari normal. Pembeli datang dari berbagai wilayah di Kobar, mulai dari takmir masjid, panitia kurban di Pangkalan Bun dan Kumai, hingga pelanggan dari daerah pedalaman Kalimantan Tengah.

Pasang Iklan

Tingginya permintaan membuat para pandai besi kewalahan memenuhi pesanan. Proses pembuatan yang masih mengandalkan cara manual membuat produksi membutuhkan waktu cukup lama, terlebih menjelang puncak permintaan yang diperkirakan terjadi hingga H-2 Idul Adha pada 27 Mei 2026 mendatang.

Untuk harga, pisau sisit dijual mulai Rp20 ribu hingga Rp250 ribu tergantung ukuran dan bahan. Sementara golok jagal sepanjang 40 sentimeter dibanderol antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta, bergantung pada kualitas baja dan tingkat kekerasannya.

“Golok lokal berbahan per mobil dinilai lebih tajam dan awet untuk penyembelihan hewan kurban dibanding golok pabrikan yang banyak dijual di pasaran,” ungkap Sariyanto.

Di tengah meningkatnya pesanan, Sariyanto berharap pemerintah daerah dapat membantu penyediaan alat produksi yang lebih modern agar pengerjaan tidak sepenuhnya manual.

Dengan dukungan tersebut, para pandai besi lokal diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan usaha tradisional yang selalu ramai setiap momentum Idul Adha.

Penulis: Yusro

Pasang Iklan

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran