website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Jalan Sampit-Samuda Dikupas, Abdul Hafid Desak Pengaspalan Dipercepat

Anggota DPRD Kalteng, Abdul Hafid saat meninjau pekerjaan peningkatan ruas Jalan Sampit-Samuda. (Ist)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Abdul Hafid, meninjau pekerjaan peningkatan Jalan Sampit-Samuda saat melaksanakan reses di wilayah Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung progres pekerjaan sekaligus memastikan proyek peningkatan jalan tersebut berjalan sesuai rencana. Ruas Sampit-Samuda merupakan jalur penting yang digunakan masyarakat untuk mobilitas sehari-hari maupun distribusi barang dan hasil perkebunan.

Di lokasi, sejumlah bagian badan jalan terlihat telah dikupas sebagai tahapan awal sebelum dilakukan pengaspalan. Namun, pada bagian yang telah dikupas tersebut, pengaspalan belum langsung dilakukan.

Kondisi itu menjadi perhatian Abdul Hafid. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng memastikan tahapan pekerjaan berjalan efektif dan tidak membiarkan badan jalan yang telah dikupas terlalu lama.

Pasang Iklan

“Kita mengapresiasi karena pekerjaan sudah berjalan. Namun setelah badan jalan dikupas, kita berharap pengaspalannya segera dilanjutkan. Dinas PUPR Kalteng perlu mendorong pihak pelaksana agar tahapan pekerjaan berjalan efektif, tepat waktu dan tetap mengutamakan kualitas,” ujar Abdul Hafid.

Menurut mantan Ketua Karang Taruna Kalteng itu, percepatan pekerjaan penting karena Jalan Sampit-Samuda masih menjadi jalur aktif. Ruas tersebut dilalui kendaraan masyarakat hingga kendaraan pengangkut barang dan hasil perkebunan, termasuk angkutan crude palm oil (CPO).

Abdul Hafid mengatakan aspek keselamatan pengguna jalan harus diperhatikan selama pekerjaan berlangsung. Permukaan jalan yang telah dikupas dinilai dapat mengganggu kenyamanan sekaligus meningkatkan risiko bagi pengendara apabila tidak ditangani dengan cepat.

“Jalan ini tetap dilalui masyarakat setiap hari. Apalagi ada kendaraan angkutan barang dan kendaraan berat. Kita minta masyarakat mengurangi kecepatan dan berhati-hati, terutama ketika melewati bagian jalan yang sudah dikupas,” katanya.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan Peningkatan Jalan Sampit-Samuda merupakan proyek Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas PUPR Kalteng. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak Rp9,72 miliar dengan sumber dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Tengah.

Pekerjaan dilaksanakan CV Jasa Lintas Utama dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender, mulai 20 Juli hingga 16 Desember 2026. Sedangkan konsultan ruas tercantum CV Enggang Pratama Consulindo.

Pasang Iklan

Nilai kontrak tersebut berada di bawah pagu anggaran sekitar Rp10 miliar yang sebelumnya dialokasikan untuk penanganan ruas Sampit-Samuda.

Abdul Hafid menilai dimulainya pekerjaan menjadi perkembangan positif. Namun, ia menegaskan pelaksanaan proyek tidak boleh hanya mengejar penyelesaian fisik.

Politisi PAN yang juga Ketua DPD PAN Kotim itu meminta kualitas pekerjaan, ketepatan waktu serta keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian selama proyek berlangsung.

“Anggaran ini adalah uang rakyat. Karena itu, pengawasan tidak cukup hanya memastikan proyek berjalan dan selesai. Kita juga harus memastikan kualitas pekerjaannya baik sehingga jalan dapat digunakan dalam jangka panjang dan manfaat anggaran benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang terus melakukan penanganan terhadap jalan yang menjadi kewenangan provinsi.

Menurut Abdul Hafid, kondisi jalan berkaitan langsung dengan kelancaran konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan Sampit-Samuda menjadi salah satu akses penting menuju wilayah selatan Kotim.

Selain digunakan masyarakat, ruas tersebut juga menjadi jalur pergerakan barang dan hasil perkebunan. Karena itu, peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat memperlancar distribusi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi.

Peninjauan tersebut, lanjut dia, menjadi bagian dari fungsi pengawasan Komisi IV DPRD Kalteng terhadap pembangunan infrastruktur.

“Kita tentu ingin pekerjaan selesai sesuai waktu kontrak, tetapi kualitas tidak boleh dikorbankan. Target akhirnya adalah Jalan Sampit-Samuda semakin mantap, aman dilalui dan mampu mendukung mobilitas serta perekonomian masyarakat. Pembangunan harus selesai dengan baik dan manfaatnya bertahan lama,” pungkasnya. (**)

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!