website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Dua Wakil Rakyat ini Kompak Kawal Aspirasi Warga Pesisir Kotim

Anggota DPRD Kalteng Abdul Hafid bersama Anggota DPRD Kotim Eddy Mashamy saat menyerap aspirasi warga dalam kegiatan reses di Samuda, Kotim. (Ist)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, bersama Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Eddy Mashamy, menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Reses perseorangan Abdul Hafid yang merupakan anggota Komisi IV Fraksi PAN tersebut digelar di kediaman H. Ahmad Wahyu, Jalan Pandawa Lima, Samuda.

Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Aspirasi datang dari warga Basirih Hulu, Jaya Kelapa, Makarti Jaya, Samuda Besar hingga Basirih Hilir.

Sejumlah kebutuhan yang disampaikan antara lain pelayanan air bersih dan jaringan PDAM, penanganan kebakaran hutan dan lahan, kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), serta normalisasi sungai.

Pasang Iklan

Warga juga menyampaikan kebutuhan yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi, seperti ketersediaan pupuk, BBM untuk nelayan, siring pelabuhan dan peningkatan Jalan Pandawa Lima.

Abdul Hafid mengatakan, aspirasi masyarakat perlu dikawal bersama karena kewenangan pemerintah kabupaten dan provinsi berbeda.

“Yang terpenting aspirasi masyarakat jangan hanya dicatat. Harus dipetakan kewenangannya, mana yang dapat diperjuangkan melalui kabupaten dan mana yang menjadi kewenangan provinsi. Dengan sinergi seperti ini, pengawalannya bisa lebih terarah,” kata mantan Ketua PWI Kotim tersebut.

whatsapp image 2026 08 30 at 11.49.06
Anggota DPRD Kalteng Abdul Hafid bersama Anggota DPRD Kotim Eddy Mashamy saat menyerap aspirasi warga dalam kegiatan reses di Samuda, Kotim. (Ist)

Menurutnya, usulan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Kotim akan diperjuangkan melalui APBD kabupaten. Sedangkan kebutuhan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalteng akan dikawal melalui DPRD Kalteng.

Abdul Hafid juga menyoroti kebutuhan infrastruktur di wilayah selatan Kotim. Jalan Sampit-Samuda dan Samuda-Ujung Pandaran menjadi salah satu ruas yang dinilai penting untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Selain jalan, kebutuhan listrik menuju Pulau Hanaut juga menjadi perhatian. Menurut Abdul Hafid, pembangunan wilayah pesisir harus didukung infrastruktur dasar yang memadai.

Pasang Iklan

“Jalan, listrik, air bersih, konektivitas antardesa dan fasilitas untuk nelayan harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Eddy Mashamy menilai kehadiran wakil rakyat dari tingkat kabupaten dan provinsi dalam satu forum dapat mempermudah pengawalan aspirasi masyarakat.

Aspirasi yang menjadi kewenangan kabupaten dapat ditindaklanjuti melalui DPRD Kotim. Sementara usulan yang membutuhkan dukungan provinsi dapat diteruskan kepada Abdul Hafid untuk dikawal di DPRD Kalteng.

Abdul Hafid menegaskan, reses tidak boleh hanya menjadi kegiatan untuk mencatat usulan masyarakat. Aspirasi yang masuk harus dipilah, ditentukan prioritasnya dan diperjuangkan agar masuk dalam program pembangunan.

“Tujuan akhirnya sederhana, program harus sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat. Semangat kami tetap sama, PAN bergerak dan bantu rakyat,” pungkasnya.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!