INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Peti Kemas Sungai Kalap, Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah dua buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Teluk Kumai mengalami kecelakaan kerja saat memindahkan tiang listrik, Rabu (3/6/2026).
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.14 WIB. Saat itu para pekerja sedang melakukan pemindahan puluhan tiang listrik dari dalam kontainer ke atas truk menggunakan forklift. Proses bongkar muat telah berlangsung sejak pagi dan sebagian besar muatan berhasil dipindahkan tanpa kendala.
Kapolsek Kumai IPTU Stefanus Rantealo menjelaskan, kecelakaan bermula ketika salah satu tiang listrik yang sudah berada di atas truk tiba-tiba melorot dan menggelinding.
“Tiang tersebut kemudian mengenai dua buruh yang berada di atas chassis kendaraan,” ucapnya.
Benturan keras membuat kedua korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari atas truk ke lantai pelabuhan yang terbuat dari papan. Sejumlah tiang listrik lainnya juga ikut bergeser dan berserakan di lokasi, sehingga membuat pekerja lain bergegas memberikan pertolongan.
Dua korban yang mengalami kecelakaan diketahui bernama Hudri alias Paud (50) dan Zaki alias Joni (50). Keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Sungai Rangit sebelum dirujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Dari kedua korban, Hudri dilaporkan mengalami kondisi paling serius dan hingga sore hari masih belum sadarkan diri. Sementara Joni mengalami luka di bagian pelipis serta cedera pada tangan kirinya.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Kumai langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Saat ini kedua korban masih menjalani perawatan medis. Kami telah melakukan pengecekan lokasi, mendata saksi-saksi, serta memantau kondisi korban di rumah sakit,” ujar IPTU Stefanus Rantealo.
Polisi juga masih mengumpulkan informasi guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan kerja tersebut.