website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Operasi Karhutla di Seruyan, Dua Personel Masih Dicari

Proses evakuasi korban kecelakaan helikopter Mi-17 TNI AD di Bandara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Rabu, 4 November 2026. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Helikopter Mi-17 milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) jatuh di perairan Pematang Limau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu, 4 November 2026.

Helikopter tersebut sedang menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi water bombing.

Helikopter dengan nomor registrasi HA-5235 itu sebelumnya lepas landas dari pangkalan di Bandara Kuala Pembuang. Tujuannya menuju kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), tepatnya di Resor Telaga Pulang, Kecamatan Danau Sembuluh.

Lokasi kecelakaan berada di perairan sekitar satu kilometer dari bibir pantai Pematang Limau. Saat kejadian, helikopter jenis Mi-17V5 tersebut membawa delapan personel.

Pasang Iklan

Kapendam XXII Tambun Bungai, Letkol Arh Dodo Sahata mengatakan, tim pencarian dan evakuasi telah menemukan enam personel dalam kondisi selamat. Dua personel lainnya masih dalam pencarian.

Dari enam personel yang berhasil dievakuasi, dua orang dibawa ke rumah sakit menggunakan helikopter Bell Penerbad HA-5172. Sementara empat personel lainnya dibawa ke Pos TNTP di kawasan Pematang Limau.

“Dua orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat menggunakan helikopter Bell Penerbad HA-5172 dan dibawa menuju RS. Sementara empat personel lainnya telah dievakuasi ke Pos TNTP di area Pematang Limau. Dua personel masih dalam pencarian,” ujar Dodo.

Helikopter tersebut diawaki Pilot in Command (PIC) Mayor Cpn Dudi dan kopilot Kapten Cpn Hafiz. Berdasarkan laporan penerbangan awal, helikopter berangkat dari Kuala Pembuang pukul 03.20 UTC dengan perkiraan tiba pukul 06.30 UTC.

Sasaran operasi berada sekitar 40 mil laut dari Kuala Pembuang, dengan arah radial 318 derajat. Lokasi tersebut masuk wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I Taman Nasional Tanjung Puting.

Dikabarkan Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin bersama Kapendam XXII Tambun Bungai Kol Arh D.S. Manullang juga sedang menuju lokasi kejadian dari Palangka Raya untuk memantau proses penanganan.

Pasang Iklan

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!