INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Suasana pagi di SMA Negeri 2 Pangkalan Bun mendadak tegang setelah sebuah dahan pohon berukuran besar tiba-tiba tumbang di belakang area kantin, Rabu (22/4/2026).
Insiden ini sempat membuat khawatir karena lokasi kejadian berada di lingkungan aktivitas siswa, meski beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.
Laporan pertama disampaikan pihak sekolah ke Posko TRC BPBD Kotawaringin Barat sekitar pukul 06.30 WIB. Informasi tersebut langsung direspons cepat oleh tim, mengingat potensi bahaya yang bisa ditimbulkan jika tidak segera ditangani.
Pelaksana Tugas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Andan Santana langsung menginstruksikan personel untuk bergerak ke lokasi. Tanpa menunggu lama, tim TRC menyiapkan peralatan lengkap dan meluncur guna melakukan penanganan darurat.
Sekitar pukul 08.00 WIB, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi dengan memotong dahan pohon sepanjang kurang lebih 15 meter dengan diameter sekitar 35 sentimeter.
“Meski diguyur hujan ringan, proses penanganan tetap berjalan dengan lancar dan penuh kehati-hatian,” tutur Andan.
Tak hanya itu, tim juga mengambil langkah antisipatif dengan menebang satu pohon lain yang dinilai sudah miring dan berpotensi tumbang ke arah kantin. Langkah ini dilakukan demi memastikan keselamatan lingkungan sekolah tetap terjaga dari ancaman serupa.
Penanganan yang melibatkan belasan personel TRC bersama relawan ini rampung sekitar pukul 12.30 WIB tanpa kendala berarti.
BPBD Kotawaringin Barat pun mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem dan angin kencang melanda.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian