INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Fahriadi, mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Murung Raya mencatatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melampaui target hingga mencapai 161,11 persen. Capaian tersebut dinilai mencerminkan kinerja positif pemerintah dalam mengelola sumber-sumber pendapatan daerah.
Politikus Partai NasDem itu mengatakan peningkatan PAD menjadi indikator membaiknya kemampuan fiskal daerah. Menurut dia, keberhasilan tersebut dapat menjadi modal penting untuk memperkuat pembiayaan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Meski demikian, Fahriadi mengingatkan agar capaian itu tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. Ia menilai keberhasilan tersebut justru harus menjadi pemicu lahirnya berbagai inovasi baru dalam mengelola potensi pendapatan daerah.
“Capaian ini tentu patut diapresiasi. Namun, peningkatan PAD harus diikuti dengan strategi dan inovasi baru agar tren positif tersebut dapat dipertahankan, bahkan terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang,” kata Fahriadi.
Menurutnya, Kabupaten Murung Raya masih memiliki berbagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru. Karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap sektor-sektor yang memiliki peluang memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD.
Ia mendorong organisasi perangkat daerah untuk lebih aktif menggali potensi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Langkah tersebut dinilai penting agar struktur pendapatan daerah semakin kuat dan tidak bergantung pada sumber penerimaan tertentu.
“Atas capaian ini, kami dari Fraksi NasDem mendorong pemerintah daerah terus menghadirkan strategi baru dalam menggali dan mengoptimalkan potensi PAD demi memperkuat kemandirian fiskal daerah,” ujarnya.
Fahriadi menilai optimalisasi pendapatan dapat ditempuh melalui berbagai cara, antara lain meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki pengelolaan aset daerah, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal yang memiliki nilai tambah bagi daerah.
Selain meningkatkan penerimaan, ia juga menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, setiap rupiah yang masuk ke kas daerah harus dikelola secara efektif agar memberikan manfaat nyata bagi pembangunan.
Ia menambahkan, meningkatnya PAD akan memperluas ruang fiskal pemerintah daerah dalam membiayai program-program prioritas tanpa terlalu bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
“Semakin kuat kemampuan fiskal daerah, semakin besar pula peluang pemerintah untuk menjalankan program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Fahriadi berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi, serta memaksimalkan potensi pendapatan yang dimiliki Kabupaten Murung Raya. Dengan demikian, peningkatan PAD tidak hanya menjadi prestasi tahunan, tetapi juga menjadi fondasi bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : JMY/MAULANA K
Editor : Andrian