website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

DPRD Murung Raya Soroti Penipuan Digital Lewat Akun Palsu

Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah

INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU — Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya akun palsu di media sosial yang mencatut nama pejabat publik.

Peringatan ini disampaikan menyusul munculnya akun Facebook yang menggunakan nama dan foto dirinya tanpa izin. Akun tersebut dilaporkan aktif menghubungi sejumlah warga melalui pesan pribadi dengan menawarkan hadiah umrah gratis.

Dina memastikan akun itu bukan miliknya. Ia menegaskan tidak pernah membuat atau mengoperasikan akun tersebut, apalagi menawarkan program hadiah melalui media sosial.

“Jangan percaya. Itu bukan akun saya,” kata Dina, Jumat, 22 Mei 2026.

Pasang Iklan

Ia menjelaskan, praktik penipuan dengan mencatut nama pejabat bukan hal baru. Modus ini kerap digunakan pelaku untuk membangun kepercayaan korban sebelum menjalankan aksinya.

Menurut Dina, pelaku biasanya memanfaatkan psikologi masyarakat. Tawaran hadiah atau bantuan sering kali menjadi umpan yang efektif untuk menarik perhatian.

Dalam banyak kasus, korban tergiur karena iming-iming yang tampak menguntungkan. Padahal, tawaran yang terlalu mudah dan menggiurkan justru perlu dicurigai sejak awal.

Dina menilai rendahnya literasi digital masyarakat menjadi salah satu faktor yang dimanfaatkan pelaku. Banyak pengguna media sosial belum terbiasa memverifikasi informasi secara menyeluruh.

Karena itu, ia meminta masyarakat lebih kritis dalam menyikapi setiap informasi yang diterima, terutama dari akun yang tidak dikenal atau belum terverifikasi.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan memberikan data pribadi. Informasi seperti nomor identitas, alamat, atau rekening sangat rentan disalahgunakan.

Pasang Iklan

Selain itu, kehati-hatian dalam menerima permintaan pertemanan juga dinilai penting. Tidak semua akun yang menggunakan nama dan foto tokoh publik merupakan akun resmi.

Dina mengapresiasi masyarakat yang telah melaporkan keberadaan akun palsu tersebut. Menurutnya, langkah itu sangat membantu mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

Ia menegaskan, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam memerangi penipuan digital. Tanpa laporan warga, kasus serupa bisa terus berulang tanpa terdeteksi.

Dina mengimbau masyarakat untuk hanya mengikuti akun resmi dan mengandalkan sumber informasi yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika menemukan akun mencurigakan, segera laporkan. Jangan pernah memberikan data pribadi atau informasi penting kepada pihak yang tidak jelas,” ujarnya. (Jmy/Maulana Kawit)

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!