INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Anggota DPRD Murung Raya menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan organisasi profesi guru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Murung Raya.
Anggota DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menilai bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan yang semakin kompleks, mulai dari pemerataan akses hingga peningkatan mutu pembelajaran di satuan pendidikan.
Menurut dia, persoalan pendidikan tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama yang terarah, terukur, dan berkesinambungan antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan.
Ia menegaskan, sinergi yang kuat akan memastikan setiap kebijakan dan program pendidikan yang dirancang pemerintah daerah dapat berjalan efektif serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas peserta didik di sekolah.
“Guru merupakan pilar utama dalam pembangunan pendidikan. Karena itu, penguatan kompetensi dan kesejahteraan guru harus menjadi perhatian bersama,” ujar Dina Maulidah. Jumat 15 Mei 2026.
Dina menjelaskan, kualitas sumber daya manusia (SDM) guru menjadi faktor penentu utama dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas. Guru yang memiliki kompetensi yang baik akan mampu mengelola pembelajaran secara lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain kompetensi, ia juga menyoroti pentingnya aspek kesejahteraan guru. Menurutnya, kesejahteraan yang memadai akan berdampak langsung terhadap motivasi kerja, dedikasi, dan kualitas pengajaran di ruang kelas.
Ia mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat program peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan, pembinaan profesional, serta pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan modern.
Program peningkatan kualitas guru, kata dia, harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan agar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan, terutama di wilayah-wilayah terpencil.
Dina juga menyoroti peran strategis organisasi profesi guru seperti Persatuan Guru Republik Indonesia yang dinilai memiliki posisi penting dalam memperjuangkan aspirasi tenaga pendidik di seluruh Indonesia, termasuk di Murung Raya.
Menurutnya, PGRI tidak hanya berperan sebagai wadah organisasi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan dan pertimbangan terkait kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.
Ia berharap komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan PGRI dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan yang dihadapi guru di lapangan dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara bersama-sama.
Dina menegaskan, sinergi tersebut tidak boleh berhenti pada tataran wacana atau pertemuan formal semata, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk program konkret yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh para guru dan peserta didik.
Lebih lanjut, ia optimistis bahwa dengan penguatan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan, kualitas pendidikan di Murung Raya akan terus meningkat secara bertahap dan merata, termasuk di wilayah pedalaman yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan.
DPRD Murung Raya, tambahnya, akan terus memberikan dukungan terhadap setiap kebijakan pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, terutama yang berkaitan dengan penguatan tenaga pendidik dan pemerataan kualitas layanan pendidikan.
Ia menutup dengan harapan agar seluruh elemen pendidikan di Murung Raya dapat bergerak bersama dalam satu visi yang sama, yakni menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan. (Jmy/Maulana K)