website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

DPRD Kotim Dukung Program Mahaga Mentaya Kolaborasi Polisi dan Ojol

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Terobosan Polres Kotawaringin Timur (Kotim) yang menggandeng komunitas ojek online (Ojol) dan buruh untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) mendapatkan apresiasi tinggi dari Ketua DPRD Kotim, Rimbun. Menurutnya, langkah tersebut adalah bentuk nyata kolaborasi cerdas antara aparat penegak hukum dan masyarakat.

Rimbun menyebutkan bahwa inisiatif yang dijalankan oleh Polres Kotim ini tidak hanya memperkuat sistem keamanan di daerah, tetapi juga membangun jembatan silaturahmi antara polisi dan masyarakat dari berbagai lapisan.

“Kami memberi apresiasi kepada Pak Kapolres sebagai inisiator kolaborasi dengan penyedia jasa transportasi di Kotim. Jadi ada tempat berkumpul dan bersilaturahmi supaya komunikasi dan kebersamaan selalu terjaga,” kata Rimbun, Selasa 4 November 2025.

Ia menambahkan bahwa komunitas Ojol memiliki peran penting dalam membantu mobilitas pelayanan masyarakat. Keberadaan Ojol, yang tersebar luas di seluruh wilayah Kotim, dinilai berkontribusi dalam menciptakan suasana aman dan tertib di jalanan.

Pasang Iklan

“Jasa transportasi ini sangat membantu masyarakat, dan langkah Polres untuk menggandeng mereka patut diacungi jempol. Kita semua harus siap memantau dan mendukung kegiatan positif seperti ini berkelanjutan,” ujar Rimbun.

Inisiatif yang digagas Polres Kotim ini menjadi contoh bagaimana sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan bersama.

Para pengemudi Ojol dan buruh yang berada di lapangan, yang sering kali menjadi saksi peristiwa-peristiwa di jalan, memiliki potensi untuk menjadi sumber informasi yang sangat berharga bagi pihak kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, menjelaskan bahwa komunitas Ojol dan buruh memiliki mobilitas yang sangat tinggi, sehingga sangat memungkinkan mereka untuk menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di Kotim.

“Komunitas Ojol dan buruh kami gandeng karena mereka aktif di lapangan. Mereka bisa menjadi mitra Polri dalam memberikan informasi cepat ketika terjadi gangguan Kamtibmas,” ujar Resky.

Ia menyebutkan bahwa kolaborasi tersebut sejalan dengan program Mahaga Mentaya, yang merupakan gerakan kebersamaan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kotim.

Pasang Iklan

“Polri tidak bisa bekerja sendiri, kami perlu dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk komunitas Ojol dan buruh, agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegas Resky.

Program Mahaga Mentaya sendiri bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga Kamtibmas, dengan melibatkan berbagai pihak yang memiliki peran dan potensi di lapangan, seperti Ojol dan buruh. Resky menilai bahwa program ini menjadi lebih efektif dengan adanya kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Resky juga menjelaskan bahwa penting bagi masyarakat untuk selalu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Para pengemudi Ojol yang sehari-hari berada di jalan memiliki akses yang lebih dekat dengan berbagai aktivitas masyarakat dan dapat dengan cepat melaporkan kejadian-kejadian yang mencurigakan.

“Selain itu, kami juga memberikan edukasi kepada komunitas Ojol dan buruh tentang cara-cara menjaga keamanan diri serta bagaimana mereka dapat berperan aktif dalam pencegahan kejahatan di lingkungan sekitar,” tambah Resky. Edukasi semacam ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab sosial masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.

Ke depannya, Polres Kotim berencana untuk terus memperluas kolaborasi ini dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Pasang Iklan

Hal ini sejalan dengan upaya Polri dalam menjalin kemitraan dengan berbagai sektor untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga Kotim. (JMY)

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan