INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menyampaikan apresiasi atas penghargaan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti Tahun 2026 yang diterima Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Menurut Ansyari, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara terhadap dedikasi dan kinerja jajaran Polda Kalteng dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Atas nama pribadi dan pimpinan DPRD Kalimantan Tengah, saya mengucapkan selamat kepada Kapolda Kalteng beserta seluruh jajaran atas penghargaan yang diberikan Presiden Republik Indonesia. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Ansyari, Jumat (3/7/2026).
Ia menilai penghargaan tersebut tidak diraih secara instan. Capaian itu merupakan hasil dari konsistensi personel kepolisian dalam menjalankan tugas dan menghadirkan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.
Ansyari mengatakan Polda Kalteng memiliki peran penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Stabilitas tersebut menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran aktivitas sosial, ekonomi, dan pemerintahan di daerah.
Selain menjaga keamanan, kata dia, jajaran kepolisian juga terlibat dalam mengawal berbagai agenda strategis daerah. Peran tersebut dinilai turut memperkuat rasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ia juga mengapresiasi upaya Polda Kalteng dalam menangani berbagai tindak pidana, termasuk pemberantasan korupsi dan narkotika. Menurut Ansyari, penegakan hukum yang konsisten diperlukan untuk menjaga ketertiban sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Di bidang pelayanan publik, Ansyari menilai Polda Kalteng terus melakukan berbagai pembenahan. Inovasi pelayanan menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kepolisian.
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian ialah layanan darurat Polri 110. Menurut Ansyari, layanan tersebut menunjukkan upaya kepolisian menghadirkan respons yang lebih cepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Berbagai inovasi pelayanan yang dilakukan Polda Kalteng patut diapresiasi. Layanan Darurat Polri 110, misalnya, menunjukkan adanya upaya untuk memberikan respons yang cepat dan profesional kepada masyarakat,” katanya.
Ia menilai peningkatan kualitas pelayanan akan berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan publik kepada kepolisian. Kepercayaan tersebut, menurut dia, harus dibangun melalui kinerja yang konsisten, transparan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Ansyari berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian institusional, tetapi juga menjadi pemacu bagi seluruh personel Polda Kalteng untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas.
“Penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan. Semangat tersebut sejalan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80,” ujarnya.
Ia mengatakan tantangan keamanan ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan dinamika sosial masyarakat. Karena itu, pendekatan yang humanis dan kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Ansyari menegaskan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat perlu terus diperkuat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan Kalimantan Tengah.
“Kami di DPRD Kalimantan Tengah siap mendukung langkah Polda Kalteng dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Ansyari.
Editor : Maulana Kawit