INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, mendorong pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam pemenuhan hak-hak anak, terutama di bidang perlindungan, pendidikan, dan kesehatan.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kalteng ini menegaskan, peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tidak seharusnya berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut, kata Faridawaty, mesti dijadikan bahan evaluasi terhadap kebijakan dan pelayanan publik yang menyangkut tumbuh kembang anak di daerah.
“Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Tanggung jawab kita bersama adalah memastikan mereka memperoleh hak dasar secara layak, baik di wilayah perkotaan maupun di pelosok,” ujarnya, Sabtu (26/7).
Faridawaty menyoroti tiga hal yang harus menjadi fokus utama: perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan, pemerataan akses pendidikan berkualitas, serta pemenuhan hak atas layanan kesehatan yang memadai. Menurutnya, ketiga sektor itu saling berkaitan dan menjadi pondasi bagi pembangunan manusia di Kalteng.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak. Sinergi lintas sektor, kata dia, merupakan kunci agar tidak ada lagi anak yang haknya terabaikan.
Selain upaya kebijakan, Faridawaty mengingatkan peran penting orang tua dan tenaga pendidik dalam memberikan edukasi sejak dini mengenai hak-hak anak. Pendekatan preventif melalui penyuluhan dan kegiatan komunitas peduli anak, lanjutnya, menjadi langkah konkret untuk menekan angka kekerasan dan pelanggaran hak anak di Bumi Tambun Bungai.
“Dengan komitmen dan kerja sama semua pihak, kita dapat mewujudkan Kalteng yang benar-benar aman dan layak bagi tumbuh kembang anak,” pungkasnya.
Editor: Andrian