website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Dosen dan Mahasiswa UPR Ajak Anak Panti Olah Botol Plastik Jadi Kerajinan

Dosen dan mahasiswa berfoto bersama anak-anak Panti Asuhan Berkah usai kegiatan pengabdian masyarakat bertema daur ulang botol plastik di Palangka Raya, Sabtu, 28 Februari 2026. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dosen dan mahasiswa menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Panti Asuhan Berkah, Jalan G. Obos, Palangka Raya, Sabtu, 28 Februari 2026. Kegiatan ini mengangkat tema pemanfaatan botol plastik bekas menjadi produk kreatif yang bermanfaat.

Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung sejak sore hingga menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua tim kegiatan, Pratiwi Subianto, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk memberi ruang kreativitas sekaligus edukasi lingkungan bagi anak-anak panti asuhan. “Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar membuat kerajinan, tetapi juga memahami bahwa barang bekas bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, botol plastik yang selama ini dianggap sampah ternyata dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk sederhana yang berguna. Menurutnya, pendekatan praktik langsung membuat anak-anak lebih mudah memahami materi.

Pasang Iklan

Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah dosen dan mahasiswa sebagai pendamping. Mahasiswa ikut membantu anak-anak mulai dari tahap awal hingga proses penyelesaian kerajinan.

Sekretaris tim, Abdul Halim, menilai kegiatan ini bukan sekadar pelatihan keterampilan, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter. “Lewat kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian anak-anak panti,” katanya.

Sebelum praktik dimulai, peserta mendapatkan materi singkat tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik dan peluang ekonomi kreatif dari daur ulang. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami.

Salah satu pemateri, Muhammad Farras Nasrida, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah bisa menjadi peluang usaha kecil. “Kalau ditekuni, hasil daur ulang ini bisa punya nilai ekonomi dan membantu menambah penghasilan,” ucapnya.

Pada sesi inti, anak-anak panti mempraktikkan langsung pembuatan pot tanaman, lampion balon, bunga hias, dan kerajinan dekoratif lainnya dari botol plastik bekas. Dosen dan mahasiswa mendampingi setiap proses pembuatan.

Pengurus Panti Asuhan Berkah menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberi pengalaman baru bagi anak-anak. “Kami sangat terbantu. Anak-anak terlihat senang dan antusias karena bisa belajar hal baru yang bermanfaat,” tuturnya.

Pasang Iklan

Kegiatan juga diisi dengan tausiyah singkat dan permainan edukatif untuk memperkuat kebersamaan dan kerja sama tim. Suasana kegiatan berlangsung santai dan penuh keakraban.

Acara ditutup dengan foto bersama, penyerahan cinderamata, serta pembagian hasil karya kepada anak-anak panti sebagai bentuk apresiasi.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap anak-anak panti memiliki keterampilan baru, kepedulian terhadap lingkungan, serta wawasan tentang peluang ekonomi dari barang bekas. Program ini diharapkan dapat berlanjut dan memberi dampak jangka panjang.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan