INTIMNEWS.COM. MUARA TEWEH – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya menjalankan pengadaan barang dan jasa melalui sistem e-Katalog. Saat ini, seluruh pengadaan di Diskominfo, termasuk konstruksi fisik, telah 100 persen menggunakan e-Katalog.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kominfosandi Kabupaten Barito Utara, HM Ikhsan, pada Senin (15/9). Ia menyebutkan, Diskominfo menjadi OPD pertama dan satu-satunya di Barito Utara yang sepenuhnya memanfaatkan platform e-Katalog dalam proses pengadaannya.
“Kami ingin menyampaikan bahwa saat ini semua pengadaan di Diskominfosandi, termasuk konstruksi fisik, sudah menggunakan e-Katalog. Kami menjadi yang pertama dan satu-satunya di Barut yang melakukannya,” ujar HM Ikhsan.
HM Ikhsan menambahkan, berdasarkan regulasi, minimal 30 persen dari total pagu anggaran daerah wajib menggunakan e-Katalog. Hal ini juga menjadi upaya meningkatkan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Selain transparansi, e-Katalog dinilai mampu mempercepat serapan anggaran yang selama ini sering terkendala oleh lamanya proses tender konvensional. Dengan penggunaan e-Katalog, prosedur menjadi lebih sederhana dan cepat, sehingga realisasi anggaran lebih efisien.
“Kami berharap OPD pemegang anggaran besar dapat mengikuti jejak Diskominfosandi, guna mendorong serapan anggaran maksimal. Kami juga meminta bantuan media untuk ikut mendorong pemanfaatan e-Katalog di seluruh lini, termasuk OPD lain,” tegas HM Ikhsan.
Ia menekankan pentingnya media massa untuk ikut memulai penggunaan e-Katalog, agar tidak tertinggal dalam percepatan digitalisasi pengadaan. “Proses pendaftaran ke e-Katalog tidak sulit, dan penggunaannya pun lebih mudah dibandingkan tender biasa atau metode LS. Prinsipnya mirip belanja online,” jelasnya.
HM Ikhsan meyakini, selama proses pengadaan mengikuti standar dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), potensi temuan dan masalah hukum akan sangat minim. Hal ini menjadi jaminan keamanan dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
Dengan komitmen ini, Diskominfosandi Barito Utara ingin menjadi contoh nyata dalam transformasi digital pengadaan barang dan jasa. Langkah ini diharapkan mendorong budaya transparansi, efisiensi, dan percepatan realisasi anggaran di lingkungan pemerintahan daerah.
Upaya ini juga diharapkan dapat menjadi teladan bagi OPD lain di Barito Utara, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan anggaran pemerintah. Penggunaan e-Katalog dianggap sebagai salah satu strategi penting dalam memperkuat akuntabilitas dan transparansi pelayanan publik.
(Shp/Maulana Kawit)