website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Disdik Kalteng Lanjutkan Program Strategis Pendidikan Tahun 2026

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo memimpin rapat koordinasi daring bersama kepala SMA, SMK, dan sekolah khusus membahas keberlanjutan program pendidikan 2026, Sabtu (17/1/2026).

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA — Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah memastikan sejumlah program strategis peningkatan mutu pendidikan tetap dilanjutkan pada 2026. Kebijakan itu disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, dalam rapat koordinasi daring bersama pengawas dan kepala SMA, SMK, serta sekolah khusus se-Kalimantan Tengah, Sabtu, 17 Januari 2026.

Reza mengatakan Asesmen Minat dan Bakat (AMB) masih menjadi program prioritas. Dari hasil asesmen sebelumnya, ditemukan ribuan siswa memiliki tingkat kecerdasan intelektual di atas rata-rata, bahkan masuk kategori superior.

“Temuan ini penting, tetapi yang lebih utama adalah tindak lanjutnya. Potensi tersebut harus dikembangkan secara terarah,” kata Reza.

Ia meminta kepala sekolah, tim kurikulum, kesiswaan, dan guru bimbingan konseling mengawal hasil asesmen tersebut. Siswa dengan kemampuan tinggi, menurut dia, perlu difasilitasi melalui kelas khusus, program pengayaan, maupun kegiatan ekstrakurikuler yang relevan.

Pasang Iklan

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah daerah juga menjajaki kerja sama dengan pihak eksternal untuk menguji dan mengembangkan potensi siswa. Program tersebut ditujukan untuk mendorong lahirnya siswa berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.

Selain AMB, Reza menyoroti capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kalimantan Tengah yang menunjukkan tren positif. Saat ini, posisi daerah berada di peringkat menengah secara nasional, dengan sejumlah siswa meraih nilai maksimal di beberapa mata pelajaran.

Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Namun, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi peningkatan prestasi tersebut.

Program lain yang dipastikan berlanjut adalah tryout Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Reza menilai kegiatan ini penting untuk mendorong lulusan SMA dan SMK melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kami ingin lulusan tidak berhenti pada jenjang menengah. Dorongan dari sekolah sangat menentukan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan adanya skema kuliah gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang telah terdata. Program ini, kata dia, menjadi bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membedakan latar belakang.

Pasang Iklan

Selain itu, Program Pengembangan Kompetensi Dasar Siswa (PKDS) tetap dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kemampuan dasar peserta didik. Dinas Pendidikan meminta seluruh satuan pendidikan aktif mengikuti program tersebut.

Dalam forum itu, Reza juga menanggapi keluhan sejumlah kepala sekolah terkait tekanan dari pihak luar. Ia meminta sekolah tetap bekerja sesuai aturan dan memanfaatkan mekanisme yang tersedia untuk perlindungan hukum.

Pemerintah daerah, kata dia, telah menyediakan platform resmi bagi sekolah untuk mempublikasikan kegiatan secara terbuka. Langkah ini diharapkan dapat menjaga transparansi sekaligus menyeimbangkan informasi di ruang publik.

Reza juga mendorong pembentukan kegiatan jurnalistik di sekolah yang melibatkan siswa. Selain sebagai sarana publikasi, kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan literasi, kemampuan digital, serta pola pikir kritis peserta didik.

“Sekolah perlu memberi ruang bagi siswa untuk menulis dan mempublikasikan kegiatan mereka secara mandiri,” kata Reza.

(Redha/Maulana Kawit)

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!