INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menilai komunikasi yang intensif antara wakil rakyat dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menghasilkan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Desa Cinta Budiman, Minggu (5/7/2026).
Reses tersebut merupakan bagian dari agenda DPRD Murung Raya untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan masing-masing. Melalui kegiatan itu, anggota dewan memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil masyarakat yang akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan dihadiri pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Desa Cinta Budiman yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.
Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah. Berbagai usulan berkaitan dengan peningkatan infrastruktur, pelayanan dasar, serta pemberdayaan masyarakat menjadi topik utama pembahasan.
Dina mengatakan, reses bukan sekadar agenda rutin anggota legislatif, melainkan bagian dari pelaksanaan fungsi representasi DPRD untuk memastikan suara masyarakat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Menurut dia, seluruh aspirasi yang diterima akan dihimpun, dipelajari, dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan sesuai kemampuan anggaran daerah.
“Melalui reses ini kami ingin memastikan suara masyarakat dapat didengar secara langsung. Setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perhatian dan kami perjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD,” kata Dina.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengapresiasi tingginya partisipasi warga yang hadir dan aktif menyampaikan berbagai masukan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi indikator tumbuhnya kesadaran untuk ikut mengawal arah pembangunan daerah.
Ia menilai komunikasi yang terbuka antara masyarakat dan DPRD akan memudahkan pemerintah dalam menentukan program prioritas yang benar-benar dibutuhkan warga, sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi pada target administratif, tetapi juga menjawab kebutuhan di lapangan.
Dina menambahkan, pembangunan yang berhasil tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan juga oleh kualitas perencanaan yang disusun berdasarkan aspirasi masyarakat.
Karena itu, ia berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing. Menurutnya, setiap masukan menjadi bahan penting bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan maupun penganggaran.
“Komunikasi yang baik akan membantu kita mengetahui apa yang menjadi kebutuhan utama masyarakat sehingga program pembangunan dapat disusun lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Reses yang berlangsung pada 30 Juni hingga 5 Juli 2026, lanjut Dina, menjadi salah satu bentuk komitmen DPRD Murung Raya untuk tetap hadir di tengah masyarakat, mendengarkan berbagai persoalan secara langsung, sekaligus memastikan setiap aspirasi memperoleh ruang dalam proses perencanaan pembangunan.
Dina berharap komunikasi yang telah terjalin baik selama kegiatan reses dapat terus dipertahankan. Dengan kolaborasi yang kuat antara masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD, ia optimistis pembangunan di Kabupaten Murung Raya akan semakin merata, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : JMY/MAULANA K
Editor : Andrian