INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan nasional melalui berbagai program strategis.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menyebutkan bahwa program cetak sawah menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.
Hingga saat ini, realisasi program cetak sawah telah mencapai 53,31 persen dari target nasional seluas 225 ribu hektare.
“Di tahun 2025, Kalimantan Tengah sudah menargetkan pembukaan 85.740 hektare sawah baru,” ujar Agustiar dalam rilis capaian kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo selama tahun 2025 yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, beberapa waktu lalu.
Untuk mendukung peningkatan produktivitas, pemerintah daerah telah menyalurkan 1.308 unit alat dan mesin pertanian kepada petani.
Selain sektor pertanian, bidang perikanan juga mendapat perhatian serius melalui program restocking ikan.
Sebanyak 177.500 ekor benih ikan ditebar di sungai, danau, serta perairan desa untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan.
“Kami ingin hasil tangkapan nelayan meningkat dan ketahanan pangan perikanan rakyat semakin kuat,” katanya.
Pemprov Kalteng juga mengembangkan program Shrimp Estate Berkah Kalteng dengan 72 kolam tambak seluas 40 hektare.
Produksi udang vaname dari program tersebut mencapai 349,157 ton selama periode Februari hingga November 2025.
Program ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di wilayah pesisir.
Editor: Andrian