website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Cegah Pernikahan Usia Anak, Disdalduk KBP3A Barito Utara Ajak Semua Pihak Ambil Peran

Disdalduk KBP3A Kabupaten Barito Utara, Silas Patiung. (Ist)

INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KBP3A) Kabupaten Barito Utara, Silas Patiung, menyerukan agar seluruh elemen masyarakat bersatu mencegah praktik pernikahan usia anak yang masih ditemukan di beberapa wilayah.

Silas menegaskan, pernikahan anak bukan hanya melanggar hak-hak dasar anak, tetapi juga membawa dampak jangka panjang terhadap kehidupan mereka, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial.

“Ayo, kita cegah pernikahan usia anak! Pernikahan usia anak dapat menimbulkan dampak besar bagi kehidupan anak-anak, termasuk risiko kekerasan dalam rumah tangga, gangguan kesehatan reproduksi, serta hilangnya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan,” ujar Silas di Muara Teweh, Selasa (7/10/2025).

Ia menilai, persoalan pernikahan usia anak harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut masa depan generasi muda. Jika dibiarkan, hal itu dapat menghambat upaya pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Pasang Iklan

Menurutnya, pencegahan pernikahan anak tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi juga harus melibatkan keluarga, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan sebagai lingkungan terdekat anak-anak.

“Keluarga memiliki peran penting. Berikan anak-anak ruang untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat, bahagia, dan berpendidikan. Jangan biarkan mereka kehilangan masa depan karena keputusan yang terlalu dini,” katanya menambahkan.

Silas menjelaskan, pihaknya bersama pemerintah daerah terus menggelar program sosialisasi dan edukasi tentang bahaya pernikahan usia anak ke sekolah-sekolah, desa, dan komunitas masyarakat. Kegiatan itu sekaligus memperkuat kesadaran kolektif untuk melindungi hak-hak anak.

Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan dan pemberdayaan ekonomi keluarga sebagai langkah strategis mencegah anak menikah di usia muda. “Jika orang tua memiliki pemahaman dan kemampuan ekonomi yang baik, mereka akan lebih mampu menjaga masa depan anak-anaknya,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjut Silas, terus berkomitmen mendukung target nasional dalam menekan angka pernikahan usia anak, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang menempatkan anak sebagai prioritas perlindungan sosial.

Selain edukasi, Disdalduk KBP3A juga memperkuat kerja sama lintas sektor, termasuk dengan lembaga agama, organisasi perempuan, dan kelompok masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan suportif bagi anak-anak di Barito Utara.

Pasang Iklan

“Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan melindungi hak-hak anak. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Silas berharap upaya kolektif ini dapat menciptakan generasi muda Barito Utara yang lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan tanpa terhambat oleh praktik pernikahan dini.

“Anak-anak adalah masa depan daerah ini. Mari kita jaga dan dukung mereka agar bisa tumbuh menjadi generasi yang membanggakan,” pungkasnya.

Penulis : Saleh

Editor : Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!