INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Hj Nurhidayah meminta komitmen Pertamina dan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk mendukung kerja Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Permintaan itu disampaikan karena kebutuhan operasional Satgas di lapangan terus meningkat. Salah satu yang menjadi kendala adalah ketersediaan dan akses bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan yang digunakan petugas menangani karhutla.
Nurhidayah mengatakan, kendaraan operasional Satgas harus bisa bergerak cepat ketika menerima laporan kebakaran. Karena itu, akses terhadap BBM menjadi bagian penting yang tidak boleh menghambat mobilitas petugas.
Ia berharap Pertamina dapat memberikan kemudahan bagi kendaraan yang digunakan untuk penanganan karhutla saat melakukan pengisian BBM. Petugas di lapangan, kata dia, seharusnya tidak terkendala antrean ketika membutuhkan bahan bakar untuk menuju lokasi kebakaran.
“Pertamina ini untuk lebih mempermudah akses kalau teman-teman ini membutuhkan untuk mengisi. Jangan sampai dipersulit, apalagi sampai ngantri,” kata Nurhidayah, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kecepatan sekaligus dukungan logistik yang memadai. Ketika api muncul di lokasi yang sulit dijangkau, kendaraan dan personel harus segera dikerahkan agar kebakaran tidak semakin meluas.
Selain Pertamina, Nurhidayah juga meminta perusahaan yang berinvestasi di Kobar menunjukkan komitmen nyata dalam membantu penanganan karhutla. Peran perusahaan dinilai penting karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri menghadapi kondisi tersebut.
Nurhidayah menyebut, sejauh ini baru CBI yang memberikan dukungan. Ia berharap perusahaan lainnya juga ikut mengambil bagian, terutama dalam memenuhi kebutuhan operasional Satgas yang masih menjadi kendala di lapangan.
“Kalau tadi apa sih sudah kontribusi dari beberapa perusahaan yang berinvestasi di Kotawaringin Barat sampai saat ini hanya baru CBI, yang lain belum ada,” ujarnya.
“Kami saat ini butuh supporting-nya, itu tadi masalah BBM. Kondisi kendala kami saat ini,” tegas Nurhidayah. Ia berharap komitmen Pertamina dan perusahaan dapat diwujudkan melalui dukungan yang benar-benar dibutuhkan Satgas, sehingga petugas dapat bergerak cepat dan penanganan karhutla di Kobar berjalan lebih maksimal.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian