INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Tim SOC Karhutla Lanud Iskandar berjibaku hampir 10 jam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Senin (7/9/2026).
Komandan Lanud (Danlanud) Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto mengatakan, penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan adanya kebakaran dari warga melalui Satgas Karhutla Kabupaten Kotawaringin Barat.
“Tim mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 10.58 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 20.55 WIB,” kata Nugroho dalam laporan pelaksanaan pemadaman.
Menurut dia, kebakaran terjadi pada lahan kosong yang merupakan kawasan rawa gambut. Area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Api diketahui berasal dari karhutla di wilayah Sungai Kapitan dan kemudian merambat hingga ke kawasan Sungai Tendang.
Dalam penanganan tersebut, Lanud Iskandar mengerahkan 15 personel bersama dua unit mobil pemadam kebakaran TNI AU. Kendaraan pemadam IKR-01 digunakan sebanyak tujuh kali, sedangkan IKR-02 sebanyak enam kali untuk mendukung upaya pemadaman.
Nugroho menjelaskan, proses pemadaman dilakukan dengan menyasar titik-titik api, dilanjutkan pendinginan serta penyekatan area. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali menyala dan meluas, khususnya ke arah permukiman warga.
“Sebagian api berhasil dipadamkan dan area yang mengarah ke permukiman sudah tersekat,” ujarnya.
Namun, upaya pemadaman belum sepenuhnya dapat menjangkau seluruh area yang terbakar. Sejumlah titik masih mengeluarkan asap dan bara karena lokasinya sulit dijangkau selang pemadam.
Kondisi lahan gambut serta perubahan arah angin menjadi tantangan tersendiri bagi personel di lapangan. Karena itu, pemadaman dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan keselamatan personel dan mencegah penjalaran api.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 20.55 WIB, sebagian besar titik yang dapat dijangkau telah ditangani dan pendinginan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan.
Nugroho memastikan seluruh personel dalam kondisi aman dan peralatan pemadam tetap lengkap. Tim juga terus melakukan pemantauan terhadap titik yang masih berasap untuk memastikan kebakaran tidak kembali meluas ke kawasan permukiman.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian