INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Bupati Katingan Saiful menegaskan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Unggulan Garuda (SGU) di Kabupaten Katingan.
Ia optimistis kehadiran sekolah tersebut bakal melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang handal.
Menurut Saiful, keberadaan SGU bukan hanya soal pendidikan, tapi juga memberi dampak luas ke sektor ekonomi. Kehadiran sekolah unggulan diyakini bisa mendorong tumbuhnya UMKM hingga fasilitas penunjang lain seperti hotel dan jasa layanan masyarakat.
“Dari sisi SDM, kita ingin lahir generasi yang cerdas dan mantap. Dari sisi ekonomi, pasti ada multiplier effect untuk masyarakat,” kata Saiful, kepada beberapa awak media Jumat (12/9/2025).
Pemkab Katingan sendiri telah menyiapkan lahan untuk pembangunan SGU. Total lahan yang disediakan mencapai 20 hektare. Dari jumlah itu, 10 hektare pertama sudah dipastikan aman dan siap digunakan.
Sementara itu, 10 hektare sisanya masih berstatus hutan produksi konversi. Meski begitu, lahan tersebut masih bisa diurus secara prosedural agar tidak menimbulkan kendala dalam pembangunan.
Saiful menambahkan, pembangunan SGU akan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Dari total 20 hektare, hanya sekitar 2 hektare yang benar-benar dipakai untuk bangunan fisik dan fasilitas sekolah.
Sisanya, sekitar 18 hektare, akan tetap dibiarkan alami. Hal ini, kata Saiful, untuk menghadirkan suasana belajar yang berbeda, yakni sekolah yang berdiri di tengah kawasan hutan asli.
“Harapan kita, siswa bisa belajar sambil merasakan langsung suasana alam yang masih asli. Jadi ada nilai lebih, tidak hanya sekadar pendidikan formal,” jelasnya.
Saiful juga menegaskan, konsep ini sejalan dengan komitmen Kabupaten Katingan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kita ingin pembangunan tidak merusak lingkungan. Justru sekolah ini bisa jadi contoh harmoni antara pendidikan dan alam,” pungkasnya.
Editor: Andrian