PALANGKA RAYA – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah menegaskan kesiapannya menjadi mitra strategis petani dengan menyerap hasil panen dan memperluas kerja sama dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah, Erwin Budiana, saat menghadiri Rembuk Tani Merdeka di Sekretariat Tani Sembada Palangka Raya, Selasa (4/8/2026).
Erwin mengatakan Bulog memiliki mandat untuk membeli gabah petani sesuai ketentuan pemerintah. Setelah diserap, gabah akan diproses menjadi beras yang kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Menurutnya, peran Bulog tidak hanya sebatas menyerap hasil panen, tetapi juga menjaga kualitas gabah hingga menjadi beras yang layak konsumsi dengan harga terjangkau.
“Bulog siap menjadi mitra petani. Kami membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk menjadi reseller berbagai komoditas pangan agar hasil pertanian terserap dengan baik dan distribusi pangan semakin lancar,” kata Erwin.
Selain beras, Bulog juga memiliki komoditas strategis lain seperti gula dan minyak goreng. Komoditas tersebut, lanjut Erwin, siap mendukung kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Karena itu, Bulog berkomitmen memperkuat komunikasi dengan kelompok tani maupun Tani Merdeka Indonesia agar tercipta kemitraan yang saling menguntungkan.
Erwin menilai kolaborasi antara Bulog dan petani menjadi kunci menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan kepastian pasar bagi hasil panen. Dengan adanya jaminan penyerapan, petani diharapkan semakin termotivasi meningkatkan produktivitas.
Melalui Rembuk Tani Merdeka, Bulog berharap komunikasi bersama petani dapat terus terjalin sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
“Sinergi ini penting agar ketahanan pangan di Kalimantan Tengah semakin kuat dan kesejahteraan petani terus meningkat,” pungkasnya.
Editor: Andrian