INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Katingan mengajukan anggaran sebesar Rp14,9 miliar untuk Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Katingan tahun 2024.
Ketua Bawaslu Kabupaten Katingan, Yosafat Ericktovia Kawung mengatakan terkait usulan tersebut digunakan untuk honorarium badan ad hoc dan biaya kesekretariatan yang sudah disesuaikan.
Angka tersebut mengalami kenaikan yang signifikan, seperti diketahui di tahun 2018 Bawaslu Katingan mengusulkan anggaran pengawasan Pemilu Rp8 Miliar dan disetujui sebesar Rp5,5 Miliar dan untuk tahun 2022 pihaknya mengajukan usulan sebesar Rp14,9 Miliar.
“Kalau dulu Pemilu serentak dan Pilkada tidak berbarengan jadi pemilu selesai baru mulai Pilkada anggaran APBN stop baru kita start Pilkada yang anggarannya dari daerah semua. Jadi dulu itu kenapa anggaran kecil masih bisa jalan karena dua mata anggaran ada, anggaran APBN masuk dan anggaran daerah ada jadi bisa saling menutupi,” jelasnya. belum lama ini.
Dia menceritakan Pilkada sebelumnya, pencairan anggaran secara bertahap dengan dua kali proses pencairan yang dimulai dari akhir tahun 2017 dan berakhir di tahun 2018. Sedangkan Pilkada 2020 pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur anggaran melekat dengan Bawaslu Provinsi.
Meski anggaran yang diusulkan cukup besar tetapi, menurutnya nilai anggaran ini bukan final dan masih bisa berubah dikarenakan untuk jajaran ad hoc Bawaslu masih dalam tahap mengusulkan jadi masih dapat di revisi.
Terkait dengan kesiapan Bawaslu Kabupaten Katingan, dia mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk dari Bawaslu Pusat.
Dikatakan pula bahwa sesuai dengan undang-undang seharusnya segera dilakukan pembentukan panwascam dalam rangka pengawasan tahapan pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik peserta Pemilu 2024.
Kendati demikian hingga sekarang anggaran pembentukan Panwascam saat ini sedang diajukan oleh Bawaslu RI.
Pengajuan ini disampaikan dalam bentuk usulan penambahan anggaran tahun 2022. Dia berharap DPR dan Pemerintah bisa segera memproses usulan penambahan anggaran ini agar pembentukan Panwascam bisa dilakukan sesuai target.
(Zali)