website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Asap Karhutla Menebal, Dinkes Kobar Siagakan Ruang Oksigen di Semua Puskesmas

Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat menyiapkan Ruang Oksigen di seluruh Puskesmas dan kawasan Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun. (Yus)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai mengganggu kualitas udara di sejumlah wilayah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan Ruang Oksigen di seluruh Puskesmas di Kabupaten Kobar. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai pertolongan awal bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Kepala Dinkes Kobar Hardino mengatakan, kesiapan seluruh Puskesmas dilakukan setelah adanya arahan dari Dinkes Provinsi Kalteng untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya keluhan kesehatan akibat memburuknya kualitas udara.

“Seluruh Puskesmas di Kabupaten Kotawaringin Barat sudah menyiapkan Ruang Oksigen. Ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Hardino, Kamis (27/8/2026).

Pasang Iklan

Menurut dia, Ruang Oksigen telah dilengkapi fasilitas pendukung, seperti ruangan yang dibuat nyaman dan sejuk dengan AC atau kipas angin, tempat tidur beserta bantal dan selimut, tabung oksigen, serta petugas kesehatan yang siap memberikan pelayanan.

Hardino menjelaskan, kesiapsiagaan tersebut diperlukan karena paparan asap karhutla dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama ketika masyarakat terpapar dalam waktu lama.

Selain mengoptimalkan layanan di Puskesmas, Dinkes Kobar juga kembali menyiapkan Ruang Oksigen di kawasan Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun. Layanan tersebut ditujukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh pertolongan ketika mengalami keluhan akibat paparan asap.

“Kami ingin memastikan pelayanan mudah dijangkau. Selain di seluruh Puskesmas, kami siapkan kembali di Bundaran Pancasila sebagai langkah antisipasi,” ujarnya.

Dinkes Kobar juga terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat dan berkoordinasi dengan Puskesmas serta lintas sektor. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan sekaligus merespons apabila terjadi peningkatan kasus gangguan pernapasan.

Kelompok rentan seperti bayi dan balita, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat dengan penyakit kronis atau gangguan pernapasan diminta lebih waspada saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat harus beraktivitas di tengah kondisi berasap.

Pasang Iklan

Hardino mengingatkan warga yang mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan lainnya agar tidak menunggu kondisi memburuk. Masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.

Penyiapan Ruang Oksigen di seluruh Puskesmas dan Bundaran Pancasila diharapkan menjadi langkah cepat Dinkes Kobar dalam melindungi masyarakat dari dampak kesehatan akibat kabut asap karhutla.

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!