INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kalimantan Tengah (Kalteng) kini tidak hanya beredar di pasar lokal, tetapi juga mulai menembus pasar internasional. Salah satu komoditas unggulan yang berhasil dipasarkan ke luar negeri adalah ikan nila.
Ikan nila menjadi produk perikanan UMKM Kalteng yang paling menonjol dalam kegiatan ekspor. Komoditas ini dinilai memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar global.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kalteng, Rahmawati, menyebutkan bahwa hingga saat ini ikan nila menjadi produk UMKM daerah yang paling banyak diekspor.
“Kalau di Kalimantan Tengah, yang paling banyak dan sudah ekspor itu ikan nila,” kata Rahmawati saat ditemui usai menghadiri kegiatan evaluasi KDKMP Tahun 2025 di Ruang Yudha Makodam XXII/Tambun Bungai, Palangka Raya, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, ikan nila asal Kalteng memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan daerah lain. Salah satu faktor utama yang membuat produk ini diminati pasar internasional adalah kandungan nutrisinya.
Rahmawati menjelaskan, ikan nila dari Kalteng memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi sehingga diminati pasar Eropa.
“Di Eropa, ikan nila ini dimanfaatkan sebagai bahan baku susu karena kandungan kalsiumnya tinggi,” ungkapnya.
Dalam pengembangan ekspor ikan nila, Pemprov Kalteng tidak bekerja sendiri. Pemerintah melibatkan berbagai pihak, mulai dari koperasi hingga investor untuk memperkuat rantai produksi dan pemasaran.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mendorong Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) agar bersinergi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Saat ini, Puskud yang telah berkembang memiliki sekitar 30 jaringan Koperasi Unit Desa (KUD) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Jaringan tersebut menjadi modal penting dalam memperluas distribusi produk UMKM.
Kolaborasi antar koperasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem distribusi dan pemasaran, sehingga produk UMKM Kalteng semakin mudah menjangkau pasar nasional hingga internasional.
Dengan dukungan jaringan koperasi yang kuat dan kerja sama lintas sektor, peluang ekspor produk UMKM Kalteng, khususnya ikan nila, dinilai semakin terbuka dan berpotensi terus berkembang ke depan.
Editor: Andrian