INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Hj Mariani mendesak pemerintah daerah supaya segera memperhatikan kesejahteraan tenaga kebesihan atau yang kerap di sebut pasukan kuning.
Salah satu cara memperhatikan para pasukan kuning tersebut yakni membayar upah mereka tepat waktu beserta tunjangan dan tranportasi.
“Petugas kebersihan (pasukan kuning) itu wajib diperhatikan pasalnya meraka adalah ujung tombak kita dalam memelihara kebersihan. Bila mana mereka tidak bekerja jelas kota ini akan jadi kota sampah,” kata politisi golkar Hj Mariani.
Lebih lanjut dia menuturkan tidak ada alasan Pemkab tidak memperhatikan mereka. “Yang jadi pertayaan saat ini kemana anggaran untuk mereka kenapa kinerja mereka tidak karuan sejumlah depo sampah mengalami penumpukan sampah hingga meluber keluar itu ada apa Pemkab khsusnya dinas teknis segera ambil langkah jangan sampai kota Sampit jadi kota bau sampah kasian juga masyarakat yang rumah nya tidak jauh dari depo sampah,” katanya.
Dia juga menambahkan untuk mencari petugas kebersihan yang mau bekerja membersihkan sampah itu sulit. Sangat sedikit orang mau, apa lagi dengan keaadaan sekarang maka wajib kesejahteraan mereka itu diperhatikan.
“Saya harap gaji dan tunjangan hingga biaya tranfportasi mereka jangan sampai telat dibayar supaya mereka bekerja lebih semangat dan kota sampit pun semakin bersih hingga bebas dari sampah,” pungkasnya. (*)