website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Rentetan Kebakaran Terjadi di Mentaya Hilir Selatan, Zainuddin Soroti Instalasi Listrik Tua

Anggota DPRD Kotim Dapil III, Zainnudin. (Okt)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali diguncang oleh rentetan kebakaran yang diduga kuat akibat korsleting listrik. Dalam beberapa waktu terakhir, tercatat sudah empat kali peristiwa kebakaran terjadi di wilayah ini, tepatnya di Kelurahan Samuda Kota, Kelurahan Jaya Kelapa, Desa Bapanggang Raya, dan terakhir di Desa Handil Sohor.

Anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Zainuddin, menyoroti serius kejadian tersebut. Ia mengingatkan masyarakat dan pihak PLN untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik, terutama yang sudah berusia tua.

“Umur kabel-kabel di rumah warga sudah sangat tua, bahkan ada yang lebih dari 20 sampai 30 tahun. Kabel yang aus dan keras bisa menimbulkan percikan api, dan ini sangat berbahaya karena bisa memicu kebakaran,” ujar Zainuddin, Rabu (16/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar instalasi listrik di kawasan Samuda belum pernah diperbarui sejak pertama kali dipasang puluhan tahun lalu. Bahkan, pada masa itu banyak rumah yang belum menggunakan pelindung kabel seperti pipa paralon. Hal ini membuat kabel rentan rusak akibat gigitan tikus atau faktor lain, sehingga mudah menyebabkan korsleting.

Pasang Iklan

“Kejadian kebakaran ini sangat memprihatinkan. Tidak ada satu pun barang yang tersisa, semuanya habis dilalap api. Bahkan ada rumah yang terbakar saat penghuninya tidak berada di tempat,” katanya.

Kebakaran terakhir terjadi di Desa Handil Sohor sekitar pukul 20.00 WIB. Rumah yang terbakar saat itu ditinggal oleh pemiliknya yang sedang bekerja di Kelurahan Tanah Mas, sementara sang istri sedang mengunjungi keluarga. Warga sekitar tidak sempat menyelamatkan apa pun, termasuk satu unit mobil yang ikut terbakar karena tidak bisa dipindahkan.

Zainuddin mengimbau masyarakat untuk segera memeriksa ulang kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing, khususnya kabel-kabel yang sudah tua agar diganti dengan kabel baru sesuai standar keselamatan.

Ia juga meminta perhatian dari PLN agar secara rutin memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya instalasi listrik tua dan pentingnya pembaruan instalasi yang sudah tidak layak.

“Saya harap PLN bisa turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya instalasi listrik tua. Jangan sampai karena kelalaian, seluruh perjuangan hidup masyarakat selama bertahun-tahun habis begitu saja karena kebakaran,” pungkasnya.

Penulis: Oktavianto
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan