INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Sejumlah anggota DPRD Barito Utara menyoroti capaian positif di bidang keagamaan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mereka menilai berbagai agenda daerah yang tengah berjalan menunjukkan optimisme baru bagi pembangunan daerah.
Anggota DPRD Barito Utara, Nurul Anwar, menyampaikan penghargaan atas keberhasilan para peserta Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XXXIII tingkat Kalteng. Menurutnya, prestasi para peserta, khususnya di cabang Hifzil Quran, menjadi bukti bahwa generasi muda mampu tampil sebagai penjaga nilai-nilai keagamaan.
Tidak hanya pada aspek hafalan, apresiasi juga diberikan pada peserta seni kaligrafi. Legislator menilai kreativitas mereka mencerminkan kekayaan budaya Islam dan mampu menjadi ruang edukasi yang inspiratif bagi remaja di Barito Utara.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Henny Rosgiaty Rusli, memanfaatkan momentum Hari Kesehatan Nasional untuk menegaskan pentingnya pemerataan layanan kesehatan. Ia mengingatkan bahwa kesehatan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.
Pemerintah daerah, kata Henny, menargetkan layanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu mulai 2026. Ia mengharapkan dukungan penuh dari lembaga legislatif agar program tersebut dapat terlaksana melalui penguatan regulasi dan pengawasan.
Selain menyoroti kesehatan, Henny juga mengajak tokoh masyarakat berperan aktif dalam membentuk generasi yang sehat, berpendidikan, dan berkarakter. Kolaborasi antarsektor dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan masyarakat.
Pada sektor ekonomi, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menegaskan komitmen untuk mendukung pengembangan Koperasi Merah Putih. Program yang dijalankan Disnakertranskop-UKM tersebut dinilai menjadi instrumen penting dalam memperkuat ekonomi desa dan kelurahan.
Taufik menyebut koperasi ini memiliki sejumlah unit usaha yang strategis, mulai dari simpan pinjam, penyediaan sembako, hingga layanan logistik. Unit usaha lain seperti klinik desa, apotek, agen pupuk, dan penyerapan gabah juga diproyeksikan dapat meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat lokal.
DPRD, lanjutnya, akan terus memastikan agar keberadaan koperasi dapat berfungsi optimal. Harapannya, penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi mampu membuka lapangan kerja baru dan berkontribusi menekan angka kemiskinan serta inflasi di Barito Utara.
Melalui kolaborasi antara capaian MTQH, pembangunan kesehatan, dan pengembangan ekonomi masyarakat, DPRD Barito Utara optimistis seluruh program daerah dapat berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga. (Shp/Maulana Kawit)