INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait agar memprioritaskan program peningkatan ekonomi masyarakat, terutama di desa-desa terpencil yang masih menghadapi keterbatasan akses dan fasilitas.
Anggota DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji, mengatakan bahwa dorongan ini berdasarkan hasil kegiatan reses yang menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program-program pemberdayaan ekonomi di sektor pertanian, peternakan, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Sebagian besar aspirasi masyarakat dari desa yang kami kunjungi berfokus pada kebutuhan dasar untuk meningkatkan pendapatan mereka, seperti bantuan bibit pertanian, bibit ternak, dan pelatihan usaha,” ujarnya, Senin (30/6/2025).
Menurut Edi, masyarakat di wilayah pedesaan memiliki potensi yang besar untuk berkembang apabila diberikan akses terhadap sarana produksi dan pendampingan usaha secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah harus tepat sasaran dan disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing wilayah.
“Pendekatannya tidak bisa disamaratakan. Harus berbasis kebutuhan lokal. Di satu desa mungkin cocok dengan pertanian hortikultura, sementara di desa lain lebih potensial peternakan atau kerajinan,” jelasnya.
Edi juga menilai bahwa pemberian bantuan tidak cukup hanya bersifat fisik, tetapi perlu diiringi dengan edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat agar program dapat berkelanjutan dalam jangka panjang.
“Pelatihan keterampilan, manajemen usaha, dan akses pemasaran juga harus menjadi bagian dari program pemberdayaan ini. Kalau hanya dibantu bibit tapi tidak tahu cara mengelola, hasilnya tidak maksimal,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa penguatan ekonomi di desa merupakan salah satu cara paling efektif untuk menurunkan angka kemiskinan di Barito Utara, sekaligus menekan urbanisasi karena masyarakat bisa hidup layak di kampung halaman mereka.
“Ketika desa maju secara ekonomi, masyarakat tidak lagi tergantung pada kota. Ini juga akan mengurangi tekanan sosial dan ekonomi di perkotaan,” ucap legislator dari Fraksi PKB tersebut.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa DPRD siap mengawal penganggaran dan pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat desa agar sesuai sasaran dan tepat manfaat.
“Kami akan pastikan anggaran yang disalurkan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Ini bagian dari fungsi pengawasan kami,” kata Edi.
Ia juga mengajak seluruh stakeholder, termasuk pemerintah desa, kelompok tani, dan pelaku UMKM lokal, untuk aktif dalam merancang dan mengusulkan program yang realistis dan berdampak langsung.
“Kunci suksesnya adalah partisipasi masyarakat. Tanpa itu, program sebagus apapun tidak akan efektif,” tuturnya.
Edi berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan Barito Utara yang lebih mandiri dan sejahtera dari akar rumput. (Shp/Maulana Kawit)