INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Air minum dalam kemasan yang berlabel ‘Banyu KINUM’ ini merupakan unit usaha Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun. Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti pada Kamis, (19/1/2023) di AMDK Banyu KINUM jalan Sutomo Gg Sumber Bening Desa Kumpai Batu Atas Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat.
Orang nomor satu di Kabupaten Kotawaringin Barat ini berharap kedepan “Banyu KINUM” dapat menjadi tumpuan kemandirian daerah, peningkatkan PAD serta ikut menggelorakan semangat bela dan beli produk Kotawaringin Barat.
Pj Bupati Kobar Anang Dirjo juga mengajak para pegawai untuk ikut serta membangun Kobar dengan cara membesarkan perusahaan. “Kabupaten Kobar membutuhkan tenaga dan pikiran kita bersama ayo besarkan Banyu KINUM,” tandasnya.
Sementara itu Direktur PDAM Tirta Arut, Sapriansyah, mengatakan, cita-cita ini baru sekarang terpenuhi. Sejak ia memimpin PDAM di tahun 2015 hingga tahun 2023 ini, ia dan tim selalu berinovasi-renovasi untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat.
Lanjut Sapriansyah, bagaimana tentang yang sebenarnya air bersih ini menjadi air minum layak konsumsi. “Caranya, kita memberikan dulu air minum yang siap ini melalui perkantoran, dan juga kita bagikan secara gratis kepada masyarakat di bundaran Pancasila beberapa waktu yang lalu,” terang Sapriansyah.
“Setelah itu saya mengempanyekan untuk mempromosikan banyu KINUM ini bersih dan layak dikonsumsi oleh masyarakat luas, kami juga mempromosikan Kobar dan bahkan secara nasional,” sambungnya.
Ia mengaku, sudah tujuh tahun berenovasi dan mengumpulkan. “Artinya saya tidak mau membebani kepada pemerintah daerah, dan alhamdulillah Banyu KINUM terjamin dalam kualitas, maka kami bernotasi dengan kantor lama, di Kumpai Batu Atas ini. Kantor ini adalah pelayan pedesaan,” tuturnya
“Kami manfaatkan untuk air minum ini, juga prosesnya bukan segampang yang kita bayangkan ada proses-prosesnya, ada juga pengurusan dan itu bukan hal yang mudah,” kata Sapriansyah.
Sapriansyah juga mengucapkan terima kasih, karena selama ini sudah dibantu oleh Palangka Raya dan BPOM Kabupaten Barat untuk menguruskan izinnya.
Di tempat yang sama, Ketua Perpamsi Jakarta Lali Ahmad Zaini memberikan apresiasi kepada PDAM Tirta Arut atas keberhasilan Banyu KINUM ini. Tujuan didirikannya BUMD itu adalah untuk memperkuat ekonomi daerah tetapi khusus BUMD.
“Air minum tujuan utamanya ada dua misi yang utama adalah sosial dan bisnis, untuk mengelola keduanya ini tidak gampang dibutuhkan memang talenta yang berkualitas untuk bisa menjalankan dua fungsi sosial dan bisnis,” kata Lali Ahmad Zaini.
Pelayanan dasar itu memang tugas pemerintah. Sehingga perlu mensejajarkan itu semua. “Tentu kehadiran kita pada siang hari ini dalam rangka peresmian air minum dalam kemasan adalah bagian dari upaya untuk dalam mengelola air minum,” jelasnya.
Lanjut Lali, ada dua hal yang paling utama profesionalisme dan inovasi. Tidak mungkin sebuah pelayanan bisa baik kalau tidak dikelola dengan profesional, dan ciri-ciri orang profesional di dalamnya itu adalah pasti penuh dengan inovasi.
“Saya salut kepada Direktur PDAM Tirta Arut yakni Sapriansyah, yang berani hadir di tengah kompetisi yang penuh dan pesat, karena air minum dalam kemasan ini kan ada juga produk lokal, juga nasional yang ada di Kobar,” bebernya.
“Saya yakin komitmen kepala daerah terhadap produk ini pasti tinggi, karena pemerintah daerah adalah pemegang saham utamanya sehingga dengan kebijakan Pj Bupati bahwa nanti seluruh kegiatan daerah harus menggunakan banyu KINUM ini,” pungkasnya.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian