website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pengawasan Intensif Pangan di Kalteng, Distribusi Diminta Tak Ganggu Pasokan

Satgas SABER Pangan mengecek ketersediaan daging ayam di peternakan PT Jenio Mandiri, Palangka Raya.

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas SABER) Pangan 2026 melakukan pengawasan harga, keamanan, dan mutu pangan di Kota Palangka Raya, Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan ini turut melibatkan Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah serta Badan Pangan Nasional.

Pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan stabilitas pasokan pangan di daerah, terutama menjelang periode meningkatnya kebutuhan masyarakat. Tim gabungan turun langsung ke sejumlah titik guna memeriksa kondisi riil di lapangan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalimantan Tengah, Agus Candra, menegaskan bahwa pengawasan distribusi menjadi aspek penting meski stok pangan relatif aman. Ia menekankan perlunya koordinasi lintas sektor agar pasokan tetap lancar.

“Kelancaran distribusi menjadi kunci agar tidak terjadi keterlambatan pasokan yang bisa memicu kenaikan harga di tingkat masyarakat,” ujarnya.

Pasang Iklan

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Tengah Komisaris Besar Edwar Zulkarnain menyampaikan, kegiatan ini mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 97 Tahun 2026 tentang pengawasan pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan.

Menurut Edwar, pengawasan dilakukan tidak hanya secara administratif, tetapi juga sebagai kontrol langsung terhadap distribusi dan kualitas bahan pangan. “Kami ingin memastikan harga tetap stabil dan mutu pangan terjaga,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, tim melibatkan unsur Badan Pangan Nasional serta Perum Bulog wilayah Kalimantan Tengah. Sinergi antarlembaga dinilai penting untuk memastikan pengawasan berjalan optimal.

Tiga lokasi menjadi sasaran pemeriksaan, yakni peternakan ayam PT Jenio Mandiri, gudang Bulog Kalimantan Tengah, serta produsen beras CV Sumber Pangan di Kota Palangka Raya. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki peran strategis dalam rantai pasok pangan.

Hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan stok pangan utama relatif aman. Komoditas seperti beras, minyak goreng Minyakita, dan daging ayam dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Selain memastikan ketersediaan, tim juga melakukan pengecekan mutu produk guna memastikan pangan yang beredar memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Pasang Iklan

Namun demikian, pengawasan menemukan sejumlah kendala pada sektor distribusi. Salah satu persoalan utama adalah terbatasnya armada kontainer untuk pengangkutan bahan pangan.

Saat ini, sebagian besar armada lebih memprioritaskan distribusi logistik proyek, sehingga berpotensi menghambat pasokan pangan. Kondisi ini dinilai perlu segera diantisipasi agar tidak mengganggu stabilitas distribusi.

Edwar menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan, serta keamanan pangan di Kalimantan Tengah.

(Redha/Maulana Kawit)

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran