website murah
website murah
website murah
website murah

Pemprov Kalteng Dorong Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal

Sekretaris Bapperida, Maulana Akbar. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dan lembaga adat dalam setiap program pembangunan berkelanjutan. Hal ini disampaikan Sekretaris Bapperida Kalteng, Maulana Akbar, dalam Lokakarya Kemitraan Multi Pihak (KMP) Tahap I di Aula Bapperida, Jumat, 31 Oktober 2025.

Menurut Maulana, pembangunan yang berorientasi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus berdampak langsung pada masyarakat. “Kemitraan harus setara, dengan masyarakat lokal dan lembaga adat sebagai pusatnya. Mereka yang paling tahu kondisi wilayahnya,” katanya.

Ia menjelaskan, salah satu fokus awal yang akan dijalankan melalui KMP adalah menciptakan aksi cepat (quick win). Beberapa program yang sudah disiapkan antara lain penguatan mata pencaharian petani karet di Desa Pilang, pengembangan sistem kewaspadaan dini kebakaran, dan tata kelola desa gambut berbasis adat.

“Langkah-langkah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita tidak ingin SDGs hanya berhenti di tataran wacana,” tegasnya.

Maulana juga mengingatkan pentingnya penyusunan dokumen aksi bersama yang jelas dan terukur. Setiap pihak harus memiliki peran yang spesifik dan tanggung jawab yang nyata dalam pelaksanaan program. “Dokumen aksi tidak boleh sekadar daftar keinginan. Harus ada siapa melakukan apa, dengan target waktu yang jelas,” ujarnya.

Ia menilai, pengelolaan lahan gambut dan pengentasan kemiskinan di Kalteng memerlukan kolaborasi erat antarinstansi, ormas adat, dan masyarakat. Karena itu, peran lembaga adat harus diperkuat sebagai penyeimbang kebijakan pembangunan daerah.

“Kita ingin pembangunan di Kalteng berbasis kearifan lokal. Lembaga adat bukan hanya pelengkap, tapi mitra penting yang bisa menjaga keseimbangan antara alam dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, Pemprov Kalteng berharap seluruh pihak dapat bergerak secara sinergis menuju pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. “Pembangunan yang baik bukan hanya menumbuhkan ekonomi, tapi juga memperkuat nilai sosial dan menjaga lingkungan,” pungkasnya.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan