INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH — Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga terus mendorong promosi destinasi wisata alam daerah. Salah satu yang direkomendasikan kepada masyarakat ialah Bumi Perkemahan (Buper) Panglima Batur.
Kepala Disbudparpora Barito Utara, Hj Annisa Cahyawati, mengatakan kawasan tersebut menawarkan suasana alam yang asri dan sejuk, sehingga cocok untuk berbagai aktivitas rekreasi luar ruang.
“Buper Panglima Batur menjadi salah satu destinasi yang cukup diminati masyarakat karena menghadirkan suasana alam yang hijau dan nyaman,” kata Annisa di Muara Teweh, Jumat, 6 Maret 2026.
Menurut dia, kawasan itu memiliki hamparan lahan luas dengan pepohonan tinggi yang menciptakan suasana teduh. Udara yang bersih dan segar menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin menikmati ketenangan alam.
Annisa menjelaskan, pada pagi hari cahaya matahari yang menembus sela pepohonan menghadirkan pemandangan yang menenangkan. Adapun pada malam hari, kawasan perkemahan menawarkan langit terbuka dengan suasana sejuk yang kerap dimanfaatkan pengunjung untuk berkemah.
Kawasan tersebut, kata dia, sering digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti perkemahan, aktivitas pramuka, hingga kegiatan komunitas dan keluarga. Selain itu, pengunjung juga dapat melakukan aktivitas santai seperti berjalan kaki di area perkemahan atau bersantai bersama keluarga.
Buper Panglima Batur juga dinilai memiliki potensi sebagai lokasi fotografi alam karena didukung lanskap pepohonan hijau dan pencahayaan alami, terutama pada pagi dan sore hari.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, pemerintah daerah menyediakan sejumlah fasilitas, antara lain area perkemahan, aula terbuka, toilet dan kamar mandi, sumber air bersih, musala, serta area parkir.
Annisa berharap Buper Panglima Batur terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Barito Utara sekaligus menjadi ruang rekreasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Kami berharap kawasan ini dapat menjadi pilihan wisata bagi masyarakat, baik untuk kegiatan keluarga maupun komunitas, sekaligus menjadi ikon wisata alam daerah,” ujarnya.
(Shp/Maulana Kawit)