website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Mendagri Sentil Daerah Lambat Serap APBD: Ekonomi Bisa Tersendat!

Mendagri, Tito Karnavian. (Ist)

INTIMNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di sejumlah wilayah. Menurutnya, belanja pemerintah, termasuk APBD, menjadi motor penggerak utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal itu disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang turut membahas strategi menjaga pertumbuhan ekonomi serta evaluasi dukungan pemda dalam program Tiga Juta Rumah, Senin (7/7/2025). Forum berlangsung secara hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta.

“Belanja pemerintah akan menambah peredaran uang di masyarakat. Ini akan memperkuat daya beli dan pada akhirnya meningkatkan konsumsi rumah tangga,” ujar Tito.

Ia menekankan, konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari 50 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena itu, peran aktif pemerintah daerah melalui realisasi APBD menjadi sangat krusial.

Pasang Iklan

“Belanja pemerintah juga memberi stimulus bagi sektor swasta, mulai dari investasi besar hingga usaha mikro,” lanjutnya.

Dalam rapat tersebut, Tito juga memberikan perhatian khusus terhadap pemda yang masih memiliki realisasi APBD rendah. Ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah.

“Jangan sampai belanjanya lebih besar dari pendapatan. Itu bisa membuat keuangan daerah tekor,” tegasnya.

Berdasarkan data Kemendagri per 6 Juli 2025, berikut daftar daerah dengan realisasi pendapatan dan belanja tertinggi serta terendah:

Top 10 Realisasi Pendapatan Tertinggi

Provinsi:

  1. Papua Tengah

    Pasang Iklan
  2. DIY

  3. Kalimantan Barat

  4. DKI Jakarta

  5. Jawa Timur

  6. Bali

  7. Sumatera Barat

    Pasang Iklan
  8. Kalimantan Selatan

  9. NTB

  10. Kalimantan Utara

Kabupaten:

  1. Sumbawa Barat

  2. Lebak

  3. Wonogiri

  4. Tanah Laut

  5. Karangasem

  6. Mojokerto

  7. Hulu Sungai Selatan

  8. Tapin

  9. Agam

  10. Sijunjung

Kota:

  1. Banjarmasin

  2. Serang

  3. Bukittinggi

  4. Denpasar

  5. Payakumbuh

  6. Sawahlunto

  7. Tasikmalaya

  8. Padang Panjang

  9. Sukabumi

  10. Kediri

Top 10 Realisasi Pendapatan Terendah

Provinsi:

  1. Papua Pegunungan

  2. Papua Barat Daya

  3. Papua Selatan

  4. Papua Barat

  5. Papua

  6. Maluku Utara

  7. Kalimantan Tengah

  8. Aceh

  9. Sumatera Utara

  10. Riau

Kabupaten:

  1. Luwu Timur

  2. Keerom

  3. Mappi

  4. Sorong

  5. Fakfak

  6. Maybrat

  7. Raja Ampat

  8. Teluk Bintuni

  9. Halmahera Utara

  10. Mamberamo Raya

Kota:

  1. Tual

  2. Sorong

  3. Gorontalo

  4. Lubuklinggau

  5. Bima

  6. Lhokseumawe

  7. Kupang

  8. Bengkulu

  9. Prabumulih

  10. Langsa

Top 10 Realisasi Belanja Tertinggi

Provinsi:

  1. DIY

  2. NTB

  3. Jawa Barat

  4. Kepulauan Riau

  5. Jawa Timur

  6. Lampung

  7. Jawa Tengah

  8. Sumatera Barat

  9. Gorontalo

  10. Banten

Kabupaten:

  1. Ciamis

  2. Purbalingga

  3. Tangerang

  4. Kulon Progo

  5. Buleleng

  6. Asahan

  7. Sumedang

  8. Serdang Bedagai

  9. Kudus

  10. Kebumen

Kota:

  1. Banjarbaru

  2. Sukabumi

  3. Serang

  4. Banjar

  5. Sawahlunto

  6. Banda Aceh

  7. Cimahi

  8. Tebing Tinggi

  9. Pariaman

  10. Pekalongan

Top 10 Realisasi Belanja Terendah

Provinsi:

  1. Papua Barat Daya

  2. Papua Barat

  3. Papua Tengah

  4. Papua Selatan

  5. Papua Pegunungan

  6. Maluku Utara

  7. Kalimantan Tengah

  8. Jambi

  9. Aceh

  10. Riau

Kabupaten:

  1. Luwu Timur

  2. Dogiyai

  3. Mamberamo Raya

  4. Mappi

  5. Paniai

  6. Sorong

  7. Keerom

  8. Pegunungan Arfak

  9. Teluk Bintuni

  10. Manokwari Selatan

Kota:

  1. Tual

  2. Makassar

  3. Pagar Alam

  4. Balikpapan

  5. Bengkulu

  6. Pekanbaru

  7. Bekasi

  8. Bima

  9. Samarinda

  10. Tarakan

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan