INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Banyaknya jalan rusak di Kabupaten Kotawaringin TImur (Kotim) disoroti oleh Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur. Dia mengakui salah satu penyebab banyaknya jalan rusak karena sering dilalui kendaraan yang bertonase berat.
Sehingga Rudianur berharap adanya solusi dari pemerinta setempat dalam menangani jalan rusak tersebut. Salah satu solusi yang ditawarkan Rudianur adalah pembangunan jalan khusus kendaraan yang bertonase berat.
“Kami berharap pembangunan jalan tersebut bisa dituntaskan sehingga kendaraan-kendaraan perusahaan bisa lewat sana, seperti angkutan CPO (minyak kelapa sawit), buah sawit, pupuk dan lainnya,” kata Rudianur, Rabu 25 Mei 2022.
Selama ini angkutan-angkutan berat itu umumnya melintasi Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan HM Arsyad untuk menuju maupun dari Pelabuhan Bagendang.
Selain berkontribusi terhadap laju kerusakan jalan, aktivitas truk-truk itu juga rawan terjadi kecelakaan karena ukurannya yang besar melintas di tengah padatnya arus lalu lintas kendaraan pengguna jalan lainnya.
Dampaknya, jalan umum menjadi cepat rusak karena dilintasi angkutan berat berbobot belasan hingga lebih dari 20 ton, padahal kemampuannya hanya delapan ton. Selain itu, tingginya aktivitas truk rawan memicu kecelakaan lalu lintas.
Pemerintah daerah sudah merintis jalan khusus untuk kendaraan angkutan perusahaan. Jalan khusus tersebut dibangun mulai dari Jalan Jenderal Sudirman km 59 menuju Jalan HM Arsyad. (BS)