website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Kemiskinan di Kobar Tinggal 4,27 Persen, Puluhan Ribu Warga Masih Dibantu Lewat Program Sosial

Kondisi rumah salah satu warga di Kotawaringin Barat. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kabar baik datang dari Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Angka kemiskinan di daerah ini kini tercatat 4,27 persen atau sekitar 14,18 ribu jiwa, sehingga Kobar menjadi salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Kalimantan Tengah.

Meski begitu, pemerintah memastikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu tidak berkurang.
Berbagai program bantuan sosial tetap disalurkan agar warga yang membutuhkan bisa memenuhi kebutuhan dasar dan memiliki akses terhadap layanan kesehatan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Barat, Hazriansyah, mengatakan pemerintah terus berupaya memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Penyaluran bantuan juga terus dievaluasi agar semakin tepat sasaran.

“Saat ini ada 10.788 kepala keluarga di Kobar yang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” kata Hazriansyah.

Pasang Iklan

Selain bantuan kebutuhan pokok, pemerintah juga memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Sebanyak 56.682 jiwa menjadi peserta BPJS Kesehatan yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah pusat melalui APBN.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat juga menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi 39.076 jiwa melalui APBD agar masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa terkendala biaya.

Hazriansyah menjelaskan, secara keseluruhan jumlah masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga 5 atau kelompok prioritas penerima bantuan mencapai 94.919 jiwa, di luar peserta BPJS yang dibiayai APBD.

Menurutnya, bantuan sosial bukan hanya untuk meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi jaring pengaman agar keluarga yang rentan tetap mampu memenuhi kebutuhan hidup di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Meski angka kemiskinan terus menurun, pemerintah daerah akan terus melakukan pembaruan data penerima bantuan agar program yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan bisa dirasakan oleh warga yang memang membutuhkan.

“Pemerintah berharap angka kemiskinan di Kobar terus menurun dari tahun ke tahun. Di sisi lain, masyarakat yang masih membutuhkan tetap mendapatkan pendampingan dan perlindungan melalui berbagai program sosial yang telah disiapkan,” tutup Hazriansyah.

Pasang Iklan

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!