INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, masih menjadi perhatian. Di tengah kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan kualitas udara masih dalam kategori baik.
Kepala DLH Kobar Syahwani mengatakan berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah Madurejo Kecamatan Arut Selatan pada Jumat (7/8/2026), kualitas udara berada di angka 18.
“Untuk kualitas udara saat ini masih dikategori baik ISPU berada di angka 18,” ujar Syahwani, Jumat (7/8).
Menurutnya, kondisi udara tersebut masih aman dan belum memberikan dampak negatif terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan.
Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada karena karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah kobar. Kondisi udara dapat berubah apabila asap kebakaran terbawa angin ke kawasan pemukiman.
Syahwani mengatakan potensi gangguan kesehatan seperti Inflasi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tetap perlu diantisipasi apabila paparan asap meningkat.
“Karena karhutla masih terjadi, kita tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan waspada terhadap asap,” katanya.
DLH Kobar terus melakukan pemantauan kualitas udara untuk mengetahui kondisi terkini di tengah ancaman karhutla.
Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila asap mulai pekat dan menggunakan masker sebagai pelindung.
Syahwani menegaskan, meski ISPU saat ini masih berada pada kategori baik, kewaspadaan tetap diperlukan. Masyarakat diharapkan ikut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian