website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Karhutla Kobar Hadapi Krisis Air, Perumdam Tirta Arut Turun Tangan Suplai ke Posko

Penyaluran air dari Perumdam Tirta Arut. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), tidak hanya berhadapan dengan luasnya area terbakar. Ketersediaan air juga menjadi tantangan yang harus diatasi di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung.

Untuk membantu kebutuhan di lapangan, Perumdam Tirta Arut ikut turun tangan dengan mengirimkan pasokan air ke posko penanganan Karhutla di kawasan Kilometer 15. Dukungan ini diberikan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam membantu penanganan bencana sekaligus pelayanan air bersih.

Direktur Perumdam Tirta Arut, Sapriansyah, mengatakan pengantaran air ke posko tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air selama proses penanganan Karhutla berlangsung.

“Pengantaran air bersih ke posko Karhutla KM 15 merupakan kontribusi Perumdam Tirta Arut untuk mendukung pelayanan air bersih,” ujar Sapriansyah, Jumat (4/9/2026).

Pasang Iklan

Menurut dia, kebutuhan air menjadi semakin penting ketika petugas harus bekerja di tengah kondisi lahan yang kering. Jarak lokasi kebakaran dari sumber air juga dapat menjadi kendala sehingga pasokan air perlu disiapkan secara berkelanjutan.

Dukungan terhadap penanganan Karhutla tersebut berjalan beriringan dengan upaya Perumdam Tirta Arut membantu warga yang terdampak kekeringan. Sejumlah wilayah mengalami keterbatasan air bersih akibat kondisi kemarau.

Di Riam Durian dan sekitarnya, Perumdam Tirta Arut telah menyiapkan penampungan air di lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Riam Durian. Penampungan ini menjadi solusi sementara untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Sapriansyah menjelaskan, air baku yang dimanfaatkan untuk pelayanan tersebut berasal dari hasil perawatan berkala Intake Baru Kotawaringin Lama. Pemanfaatan sumber air itu dilakukan untuk menjaga pelayanan tetap berjalan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Bagi Perumdam Tirta Arut, dukungan air tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kepada pelanggan, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat dan petugas di lapangan.

Di tengah kemarau dan ancaman Karhutla, ketersediaan air menjadi kebutuhan bersama. Perumdam Tirta Arut pun berkomitmen terus memberikan dukungan sesuai kapasitasnya, baik untuk membantu penanganan Karhutla maupun memenuhi kebutuhan air masyarakat yang terdampak kekeringan di Kotawaringin Barat.

Pasang Iklan

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!