website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Kalteng Fokus Turunkan Risiko Kehamilan Lewat Pemeriksaan Gratis

Kadinkes, Sayuti saat mendampingi Ketua TP Posyandu Provinsi Kalteng, Aisyah Tisiya di RSUD Doris Sylvanus. (Redha)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dalam rangka peringatan HUT ke‑68 Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng bersama sejumlah instansi kesehatan menggelar program pengobatan dan pemeriksaan gratis, termasuk USG kehamilan dan mammografi, di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul, menyampaikan bahwa inisiatif ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan akses layanan kesehatan yang merata, terutama bagi ibu hamil dan kelompok rentan lainnya, Kamis 24 Mei 2025.

Menurut Suyuti, pengobatan dan pemeriksaan gratis ini tidak hanya bertujuan memberikan layanan medis langsung, tetapi juga bertindak sebagai solusi jangka panjang untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi di wilayah tersebut.

“Program ini merupakan bagian pertama dari serangkaian bakti sosial kesehatan di HUT Kalteng,” jelas Suyuti. Dia memastikan bahwa total ada 37 peserta USG kehamilan dan 12 peserta mammografi, dengan layanan yang dipastikan berlangsung hingga tanggal 24 Mei 2025.

Pasang Iklan

Suyuti menambahkan, program seperti ini akan terus diperluas ke tingkat kabupaten, bekerja sama dengan dinas, rumah sakit, dan puskesmas setempat. Hal ini dilakukan untuk menjangkau ibu hamil di daerah-daerah terpencil dan kurang terlayani.

Dia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program, serta meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya pemeriksaan dini kehamilan dan deteksi kanker payudara.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Dinas Kesehatan berharap bukan hanya angka partisipasi tinggi yang tercapai, tetapi juga terwujudnya perubahan perilaku masyarakat untuk selalu memprioritaskan kesehatan ibu dan anak.

Program pengobatan gratis ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama ibu hamil yang selama ini menghadapi kendala biaya dan akses pelayanan medis yang cukup mahal atau jauh dari rumah mereka.

Sebagai langkah lanjutan, Suyuti menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan ini termasuk kualitas layanan, respon masyarakat, dan kendala teknis untuk dijadikan bahan perbaikan di pelaksanaan berikutnya.

Dengan rancangan strategis seperti ini, diharapkan layanan kesehatan di Kalimantan Tengah tidak hanya memberikan dampak sesaat, tetapi berubah menjadi gerakan permanen yang menjamin kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan dan ibu hamil.

Pasang Iklan

Penulis: Redha
Editor: Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!