INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Tim Penggerak (TP) Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meraih prestasi membanggakan dengan menempati posisi Juara Harapan 2 dalam Lomba TP Posyandu Tingkat Nasional.
Ajang lomba ini diikuti 38 provinsi di seluruh Indonesia, menjadikan pencapaian Kalteng sebagai bukti kualitas pelayanan posyandu yang unggul.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ode Ahmad P. Bolombo, pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TP Posyandu 2025.
Acara penyerahan berlangsung di Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta Utara, Senin, 22 September 2025.
Ketua TP Posyandu Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, hadir menerima piala dan piagam penghargaan secara langsung.
Aisyah menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih TP Posyandu Kalteng.
“Prestasi ini merupakan bukti bahwa TP Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di berbagai bidang,” kata Aisyah.
Ia menjelaskan, posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar, sekaligus berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Selain bidang kesehatan, TP Posyandu Kalteng juga berperan dalam pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, hingga ketenteraman, persetujuan umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).
Dalam Rakornas TP Posyandu 2025, sejumlah agenda strategis dibahas, termasuk digitalisasi data kesehatan untuk mempermudah pemantauan kondisi masyarakat.
Peningkatan kapasitas kader posyandu menjadi perhatian utama agar layanan di tingkat desa dan kelurahan semakin optimal.
Penguatan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, kesehatan, pendidikan, dan pihak swasta juga menjadi fokus untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Aisyah berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh TP Posyandu di Kalteng untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami akan terus memperkuat posyandu melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Aisyah.
Prestasi ini sekaligus menjadi pengakuan nasional atas komitmen pemerintah provinsi dan jajaran TP Posyandu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.
Rakornas TP Posyandu 2025 diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antarposyandu di seluruh Indonesia serta mendorong inovasi dalam pelayanan publik berbasis masyarakat.
Penulis: Redha | Editor: Andrian