website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Job Fair Kobar 2026 Ramai Diserbu, Lebih dari 1.000 Lowongan Tersedia

Suasana gelaran Job Fair di Kotawaringin Barat. (Yus)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) kembali membuka peluang besar bagi para pencari kerja melalui ajang Kobar Job Fair & Recruitment 2026 yang digelar di Pangkalan Bun Park, Sabtu (2/4). Kegiatan ini langsung diserbu pencari kerja karena menghadirkan lebih dari 1.000 lowongan dari berbagai sektor.

Dalam pelaksanaannya, job fair ini melibatkan sedikitnya 41 perusahaan serta dua lembaga pendidikan, dengan total 50 jenis jabatan yang ditawarkan. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama, menandakan kebutuhan akan lapangan kerja masih menjadi perhatian utama di daerah.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha. Menurutnya, kehadiran pemerintah sangat penting untuk membuka akses dan menjembatani kebutuhan tenaga kerja di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

“Melalui job fair ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang kerja. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam membantu mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Pasang Iklan

Ia juga menyebut, perkembangan sektor industri di Kobar saat ini menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan masyarakat. Dengan semakin banyaknya investasi dan perusahaan yang masuk, kebutuhan tenaga kerja pun terus meningkat.

Nurhidayah berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan banyaknya lowongan yang tersedia, job fair ini diharapkan menjadi salah satu solusi efektif dalam menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran