website murah
website murah
website murah
website murah

HBN 11 Jadi Panggung Persatuan Dayak se-Borneo

Plt. Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung bersama delegasi peserta Seminar Internasional Pumpung Hai Borneo yang turut memeriahkan gelaran HBN Volume 11 di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu, 23 Agustus 2025 malam. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gelaran Huma Betang Night (HBN) Volume 11 di Bundaran Besar Palangka Raya pada Sabtu, 23 Agustus 2025 malam, menjadi acara istimewa karena dihadiri delegasi seminar internasional Pumpung Hai Borneo (The Great Borneo’s Assembly).

Delegasi tersebut mewakili masyarakat Dayak dari berbagai wilayah di Kalimantan, serta perwakilan dari Sabah dan Sarawak, Malaysia. Kehadiran mereka sekaligus menandai peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia yang jatuh pada 9 Agustus lalu.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S. Ampung menyebut pertemuan itu sebagai momentum penting untuk mempererat persaudaraan lintas batas.

“Kalau infrastrukturnya sudah siap, kita bisa selenggarakan seminar internasional berikutnya langsung di Tumbang Anoi, Kabupaten Gunung Mas. Ini sebagai bentuk napak tilas sejarah Perjanjian Damai Tumbang Anoi 1894,” ujarnya.

Leo menilai kegiatan Pumpung Hai Borneo menjadi ajang kebersamaan yang patut dijaga. “Kesepakatan kita bersama adalah penguatan sumber daya manusia agar Dayak bisa menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri,” katanya.

HBN Volume 11 menghadirkan berbagai pertunjukan seni khas Dayak. Mulai dari Sanggar Seni Bawi Bahalap, Dayak Pride, Karungut Joni, hingga penampilan Sangsaka feat. Leo Band.

Selain itu, Tari Kapakat Dayak DAD juga turut ditampilkan dengan mengangkat kisah peristiwa bersejarah Tumbang Anoi yang menjadi tonggak perdamaian suku Dayak di Kalimantan.

Kehadiran Putri Sabah, Elka Alika Pijeh, finalis ajang Unduk Ngadau Malaysia, semakin menambah warna acara. Ia tak hanya bernyanyi, tetapi juga menari bersama tamu undangan.

Kehadiran para delegasi dari luar negeri dan lintas wilayah ini menjadi bukti kuat bahwa HBN bukan sekadar hiburan, melainkan wadah pemersatu budaya.

Acara ini juga disaksikan langsung oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, serta para kepala OPD lingkup Provinsi Kalteng.

Penulis : Suhairi

Editor : Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan