INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga dirangkai dengan aksi sosial untuk masyarakat.
Tabligh Akbar tersebut berlangsung di Lapangan Barigas Polda Kalteng, Palangka Raya, Kamis, 22 Januari 2026 malam, dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai elemen masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Gubernur Kaltebg Agustiar Sabran bersama unsur Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyalurkan bantuan sosial kepada sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren di Kota Palangka Raya.
Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu rangkaian utama acara sebagai wujud kepedulian terhadap anak yatim, santri, dan lembaga sosial keagamaan. “Peringatan Isra Mi’raj bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga bagaimana nilai keimanan diwujudkan dalam kepedulian terhadap sesama,” ujar gubernur.
Bantuan sosial disalurkan ke beberapa panti asuhan, di antaranya Panti Asuhan Darul Amin sebanyak 80 paket dan Panti Asuhan Ayah Bunda sebanyak 70 paket bantuan. Selain itu, Panti Asuhan Darul Tazkiyah menerima 50 paket bantuan, sementara Panti Asuhan Budi Mulya mendapatkan 80 paket.
Bantuan juga diberikan kepada Panti Asuhan Al Amin sebanyak 40 paket, Panti Asuhan Berkah 80 paket, serta Panti Asuhan Nurul Sholihin yang menerima bantuan terbanyak, yakni 240 paket.
Tidak hanya panti asuhan, bantuan sosial juga disalurkan ke Panti Asuhan Bina Sejahtera sebanyak 25 paket serta dua pondok pesantren, yakni Pondok Pesantren Hidayatullah dengan 45 paket dan Pondok Pesantren Al Wafa sebanyak 140 paket bantuan.
Gubernur menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari pesan utama Isra Mi’raj, yaitu memperkuat iman sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Keimanan itu harus terlihat dalam tindakan nyata, salah satunya dengan berbagi dan peduli kepada anak-anak yatim dan para santri,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum peringatan hari besar keagamaan saja, tetapi bisa terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kepedulian sosial seperti ini harus terus kita rawat agar kebersamaan dan empati di masyarakat tetap terjaga,” ucap Agustiar.
Selain penyerahan bantuan, acara Tabligh Akbar Isra Mi’raj ini juga diisi dengan doa bersama untuk bangsa Indonesia serta tausiyah keagamaan oleh Habib Usman bin Yahya.
Pemprov Kalteng berharap, melalui kegiatan ini, nilai-nilai keimanan dapat semakin kuat dan diwujudkan dalam sikap saling peduli di kehidupan sehari-hari.
Editor: Andrian