website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Giliran Srikandi Golkar Soroti Sikap Pemkab Terkait Tekon: Evaluasi Perlu Ditinjau Ulang

Hj Darmawati anggota DPRD Kotim.. (Istimewa)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Aksi Damai yang dilakukan eks Tenaga Kontrak (Tekon) yang dinyatakan tidak lulus pada 30 Juni 2022 lalu masih menyisakan pertanyaan di kalangan tekon, khususnya bagi politisi Golkar yang juga Anggota DPRD Hj Darmawati.

Menurut Darmawati yang juga legislator dua periode ini, dirinya keberatan atas keputusan itu. Karena Tekkon tenaga pendidik dan kesehatan masih dibutuhkan.

“Saya mendapatkan banyak laporan bahwa hasil evaluasi tekon perlu ditinjau ulang. Karena, ada yang lulus tekon tapi tidak pernah bekerja, misalnya di puskesmas dan tiba-tiba lulus di lokasi tersebut tanpa melalui SK tekon yang memang menjadi syarat untuk mendaftarkan evaluasi tekon,” jelasnya, Rabu, 6 Juli 2022.

Dirinya mengatakan, seharusnya pemerintah daerah bisa memilih dan memilah mana yang perlu dievaluasi dan mana yang tidak. Meski demikian ia menilai panitia seleksi evaluasi tekon ini terlalu cepat melakukan evaluasi.

Pasang Iklan

“Harusnya lebih berhati-hati dan cermat dalam menyikapi surat edaran dari Kemenpan-RB terkait penghapusan tekon serentak pada Nopember 2023 mendatang,” ungkapnya.

Darmawati juga menyayangkan tidak terbukanya panitia dalam melakukan evaluasi tekon ini. Ini terbukti aksi damai yang dilakukan eks tekon yang tidak lulus.

“Mereka menolak hasil evaluasi dan tekon diminta tetap bekerja di tempat mereka bekerja,” ungkapnya.

Tentu hal ini harus dicari solusi terbaik dari yang terbaik lagi, jangan sampai tekon yang tidak lulus jumlahnya 1.000 lebih ini melakukan evaluasi lagi. Itu sama artinya seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu juga.

“Apalagi saya melihat ada tekon yang usainya hampir seperti usia saya yakni 52 tahu lebih tidak lulus,” katanya.

Tentunya sebagai wakil rakyat, dirinya juga meminta kepada pemerintah daerah mengabulkan permintaan eks tekon yang tidak lulus sampai pada Nopember 2023 mendatang.

Pasang Iklan

“Karena saya mlihat terlalu cepat jika evaluasi itu dilakukan, dampaknya pada sumber daya manusia terutama sekali tenaga kesehatan dan pendidik yang memang masih dibutuhkan pemerintah setempat,” pungkasnya.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan