website murah
website murah
website murah
website murah
website murah

Gelar Musda ke-II, KUI Kota Palangka Raya Diharap Makin Eksis di Masyarakat

Ketua KUI Kota Palangka Raya, H Rus’ansyah saat memberikan sambutan. (Lidia)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kesatuan Ummat Islam (KUI) Kota Palangka Raya melaksanakan Musyawarah Daerah ke-II. Dengan mengangkat tema “Reposisi Pimpinan yang Mengayomi, Handal, dan Berwibawa untuk Mewujudkan Kota Palangka Raya yang Maju, Rukun, dan Sejahtera untuk semua”, musyawarah tersebut dilaksanakan di Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Kamis 12 Januari 2022.

Ketua Pelaksana Abdullah dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas organisasi keummatan. Hal ini sesuai dengan AD dan ART Kesatuan Umat Islam (KUI).

“Musyawarah ini diharapkan bisa melahirkan putusan-putusan yang bermanfaat bagi Rahmatan Lil ‘alamin, melahirkan pemikiran dan putusan yang sesuai dengan harapan bersama guna mengembangkan dakwah Islamiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ketua pelaksana Musda KUI Palangka Raya, Abdullah saat memberikan sambutan. (Lidia)

Adapun peserta musyawarah kali ini adalah dari pengurus KUI Kota Palangka Raya dan KUI Se-Kecamatan Kota Palangka Raya. Abdullah juga menyampaikan jika sumber dana yang digunakan pada hari musyawarah bersumber dari anggaran keorganisasian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya.

Pasang Iklan

“Akhirnya kami selaku panitia memohon maaf apabila dalam pelaksanaan ini terdapat kekeliruan dan kesalahan mohon dimaklumi. Tentunya Kami ucapkan terima kasih sekali kepada Wali Kota yang telah mensupport seluruh kegiatan kami,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umat Islam (KUI) Rus’ansyah menyampaikan, latar belakang lahirnya KUI adalah untuk menyatukan umat Islam karena sebelum lahirnya KUI terjadi hal-hal yang sangat memprihatinkan . Hal tersebut terjadi karena ada penghinaan sesama kelompok, agama dan sebagainya. Bahkan beredar spanduk-spanduk provokasi, sehingga untuk menyikapi hal itu muncul ide dari para ulama dan ormas Islam untuk merapatkan barisan sehingga lahirlah gagasan Kesatuan Umat Islam.

“Dulu namanya Forum Umat Islam (FUI), namun FUI itu tidak terlalu eksis sehingga diganti menjadi Kesatuan Umat Islam (KUI). Oleh karena itu harapannya Kesatuan Umat Islam (KUI) ini tetap eksis dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rus’ansyah.

“Tidak kalah pentingnya juga, dengan adanya KUI ini banyak yang bisa kita kerjakan untuk membantu masyarakat, seperti ketika ada musibah banjir kita memberikan bantuan berupa sembako dan juga Covid kemarin kita turun langsung bekerjasama dengan ormas lain untuk membantu masyarakat. Intinya semoga KUI kedepannya semakin bagus sebagaimana tema kita pada hari ini dan harapannya semua peserta yang hadir pada hari ini dapat kita tampung untuk menjadi pengurus KUI kedepannya,” tutupnya mengakhiri.

Penulis: Lidia
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan