website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Fraksi PKB Dorong Efisiensi Anggaran dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat dalam Perubahan APBD 2025

INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Barito Utara menegaskan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah pada pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Pandangan tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi PKB, H. Parmana Setiawan, dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD yang digelar pada Sabtu (4/10/2025).

Dalam pandangannya, Fraksi PKB menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang mengajukan Raperda Perubahan APBD 2025. Namun, fraksi menekankan agar setiap alokasi anggaran harus direncanakan secara cermat dan dieksekusi dengan tepat sasaran.

“Kami mendukung pengajuan Raperda Perubahan APBD ini, namun kami ingin menekankan bahwa efisiensi dan ketepatan penggunaan anggaran adalah hal utama. Pemerintah daerah perlu memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Parmana.

Pasang Iklan

Fraksi PKB menilai bahwa perubahan APBD seharusnya difokuskan pada sektor-sektor yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan jaminan sosial. Keempat sektor tersebut dinilai sebagai pilar utama kesejahteraan masyarakat yang harus mendapat prioritas dalam penggunaan anggaran daerah.

“Program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai anggaran justru terserap untuk kegiatan seremonial yang tidak memiliki dampak signifikan bagi publik,” tambahnya.

Selain itu, Fraksi PKB mengingatkan agar perubahan APBD 2025 dilakukan secara hati-hati mengingat waktu pelaksanaan yang relatif sempit. Mereka menilai bahwa keterlambatan dalam perencanaan maupun eksekusi dapat menimbulkan risiko program mangkrak atau tidak selesai tepat waktu.

“Waktu pelaksanaan perubahan APBD ini sangat mepet. Kami berharap pemerintah daerah dapat menyesuaikan program agar tetap realistis dan dapat dilaksanakan secara efektif tanpa menimbulkan beban tambahan di akhir tahun anggaran,” tegas Parmana.

Dalam kesempatan yang sama, Fraksi PKB juga menyoroti adanya pengurangan sebesar Rp1 miliar pada pos Belanja Transfer. Fraksi meminta penjelasan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengenai alasan pengurangan tersebut, termasuk dampaknya terhadap penerima manfaat, seperti pemerintah desa atau lembaga sosial yang mengandalkan dana transfer daerah.

“Pengurangan belanja transfer perlu dijelaskan secara terbuka. Fraksi PKB ingin memastikan bahwa kebijakan ini tidak berdampak negatif terhadap masyarakat yang seharusnya mendapatkan manfaat langsung dari dana tersebut,” ujarnya.

Pasang Iklan

PKB juga mendorong agar pemerintah daerah memperkuat sistem pengawasan internal dan memperbaiki perencanaan kegiatan agar lebih efisien. Menurut Parmana, pengawasan yang baik akan membantu mencegah pemborosan dan memastikan bahwa setiap anggaran digunakan sesuai tujuan.

“Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci dalam pengelolaan anggaran daerah. Pemerintah harus terbuka, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan, agar masyarakat dapat menilai kinerjanya secara objektif,” katanya.

Di akhir penyampaian pandangan fraksi, Parmana menegaskan kesiapan Fraksi PKB untuk mengikuti tahapan pembahasan Raperda secara lebih mendalam melalui forum gabungan komisi DPRD bersama pemerintah daerah.

“Fraksi PKB siap membahas Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat gabungan bersama pemerintah daerah. Kami berharap pembahasan nanti menghasilkan keputusan yang berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Parmana menutup penyampaiannya dengan doa agar seluruh proses pembahasan berjalan lancar dan mendapat ridha dari Allah SWT. “Bismillahirrahmanirrahim, semoga langkah kita dalam membangun Barito Utara melalui pengelolaan anggaran yang efisien dan berkeadilan senantiasa diridhoi oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Dengan komitmen tersebut, Fraksi PKB berharap perubahan APBD 2025 dapat benar-benar menjadi instrumen untuk memperkuat pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Barito Utara secara berkelanjutan.

Pasang Iklan

Penulis : Saleh

Editor : Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran