INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk memantapkan persiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Barito Utara. Rakor berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE., MPA.18/7/2025
Kegiatan dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, jajaran KPU, Bawaslu, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat. Kehadiran semua pihak menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan PSU.
Hj. Henny menegaskan bahwa sinergi antarinstansi dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjamin PSU yang aman, jujur, adil, dan damai. Ia menekankan bahwa seluruh elemen, termasuk ASN, memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim kondusif.
“PSU adalah kesempatan bagi kita untuk memastikan keadilan dalam proses demokrasi. Kita semua harus berkomitmen untuk menjaga integritas, netralitas, dan mendukung kelancaran pemilu ini,” ujar Hj. Henny.
Ia juga mengajak masyarakat Barito Utara untuk berperan aktif dalam mensukseskan PSU. Hj. Henny mengingatkan pentingnya netralitas ASN sebagai bagian dari aparatur negara yang harus profesional dan tidak berpihak pada salah satu calon.
Pj Bupati Indra Gunawan menjelaskan bahwa PSU akan digelar di 270 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 114.980 orang. Persiapan teknis telah matang untuk menjamin kelancaran seluruh proses pemungutan suara.
Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp21 miliar untuk mendukung penyelenggaraan PSU. Dana tersebut diperuntukkan bagi KPU, Bawaslu, Polres, dan Kodim 1013/Muara Teweh, sehingga setiap tahapan dapat berjalan efektif dan transparan.
Sebagai bagian dari upaya menciptakan PSU berkualitas, Pemkab Barito Utara telah meluncurkan sejumlah inisiatif, antara lain deklarasi netralitas ASN, pembentukan desa anti politik uang, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam pemilu.
Rakor ini menjadi momentum strategis untuk memastikan seluruh elemen terkait siap menjalankan perannya, mulai dari pemerintah, penyelenggara pemilu, aparat keamanan, hingga masyarakat, agar PSU Pilkada Barito Utara dapat berlangsung dengan lancar.
Dengan dukungan semua pihak, diharapkan PSU Barito Utara dapat menjadi contoh pelaksanaan pemilu yang demokratis, aman, dan adil di tingkat daerah, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.
(Shp/Maulana Kawit)