website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

DPRD Kotim Sebut Minimnya Lapangan Kerja Jadi Pemicu Maraknya Pencurian Ringan

Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Eddy Mashamy. (Okta)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Kasus pencurian ringan seperti pencurian tabung gas hingga aksi nekat yang menyasar rumah ibadah, menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Anggota Komisi I DPRD Kotim, Eddy Mashamy, menilai maraknya pencurian dipicu oleh kondisi ekonomi masyarakat yang kian menurun akibat minimnya lapangan pekerjaan.

“Kurangnya lapangan kerja bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya pencurian kecil di Kotim. Ekonomi masyarakat yang semakin merosot, bahkan ditambah lemahnya keimanan, menjadi faktor yang mendorong terjadinya perbuatan tersebut,” kata Eddy, Rabu 20 Agustus 2025.

Menurutnya, persoalan pencurian bukan semata-mata soal hukum, melainkan juga cerminan menurunnya kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum lebih persuasif dalam menangani kasus tersebut.

Pasang Iklan

“Pencuri tidak bisa langsung disalahkan sepihak. Harus dicari tahu penyebab mereka sampai mencuri. Aparat juga perlu lebih persuasif dalam penindakan, serta melakukan pembinaan kepada masyarakat,” ujarnya.

Eddy juga menyoroti fenomena pencurian kotak amal di rumah ibadah. Menurutnya, tindakan nekat itu terjadi karena tekanan ekonomi, sehingga perlu ditangani dengan pendekatan pembinaan, bukan hanya penegakan hukum.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan, lemahnya daya beli, sulitnya mencari pekerjaan, hingga ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) membuat sebagian warga terpaksa melanggar hukum.

“Pemerintah harus segera memikirkan jalan keluar untuk memulihkan ekonomi. Salah satunya dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang bisa memberi harapan bagi masyarakat,” tandasnya.

Penulis: Oktavianto
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan