website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

DPRD Kotim Minta Polisi Usut Kasus Tabrak Lari yang Tewaskan Kepala Sekolah di Cempaga

Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Eddy Mashamy. (Okta)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tabrak lari yang menewaskan Kepala Sekolah SDN 1 Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, pada Rabu (1/10/2025).

Kasus tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat dan wakil rakyat. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kotim, Eddy Mashamy, menyebut penanganan perkara itu harus menjadi prioritas agar pelaku segera tertangkap.

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat segera menemukan dan memproses pelaku tabrak lari ini sesuai ketentuan hukum,” kata Eddy di Sampit, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, tindakan tabrak lari bukan sekadar kecelakaan lalu lintas biasa. Pelaku yang lalai hingga menyebabkan kematian seseorang wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Pasang Iklan

“Ini bukan sekadar musibah, tetapi kelalaian yang menimbulkan korban jiwa. Hukum harus ditegakkan secara adil,” ujarnya menegaskan.

Eddy menambahkan, peristiwa tersebut hendaknya menjadi momentum bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran dalam berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas. Ia menilai, disiplin di jalan merupakan bagian penting dari tanggung jawab sosial setiap warga negara.

“Kita semua harus lebih berhati-hati di jalan. Ketaatan terhadap aturan lalu lintas bisa mencegah terjadinya korban jiwa,” katanya.

Selain itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

“Atas nama pribadi dan lembaga DPRD Kotim, kami turut berduka cita. Semoga keluarga almarhum diberikan ketenangan, dan pelaku dapat segera ditangkap,” tutur Eddy.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap peristiwa kecelakaan di jalan harus menjadi pelajaran bersama. “Kami berharap kasus ini menjadi perhatian semua pihak agar keselamatan di jalan raya terus dijaga,” pungkasnya. (Umo/Maulana Kawit)

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan